SuaraJabar.id - Ada apa saja di Kebun Raya Bedugul? Kebun raya bedugul merupakan kebun botani terbesar di Indonesia yang terletak di Desa Candikuning, Kabupaten Tabanan, Bali.
Kebun ini merupakan kebun raya pertama yang didirikan oleh putra bangsa Indonesia.
Pengelolaannya dilakukan oleh lembaga Ilmu pengetahuan Indonesia (LIPI) dan secara struktur organisasi berada di bawah pembinaan pusat konservasi tumbuhan kebun raya Bogor.
kebun raya bedugul menjadi salah satu objek wisata di Bali sebagai tempat wisata istimewa keluarga.
Menawarkan keindahan taman-taman luas, dan bersih dalam balutan udara pegunungan segar dan jauh dari polusi.
Di sini, pengunjun akan merasakan segarnya alam pegunungan, yang pastinya menjadi pilihan ideal untuk memberikan kesegaran tubuh dan pikiran.
Selain itu kawasan ini juga menjadi salah satu hutan lindung dan paru-parunya pulau Bali.
Lantas, apa saja yang ada di kebun raya bedugul? Berikut ulasannya yang telah dirangkum dari beberapa sumber.
1. Memiliki Pemandangan Indah
Baca Juga: Ketua Hipmi Berharap KTT G20 Jadi Tolok Ukur Kebangkitan Pariwisata Bali
Kebun raya Bedugul adalah salah satu hutan lindung di Bali, berfungsi sebagai paru-paru udara. Tempat wisata ini, memiliki udara yang sangat sejuk dan sangat cocok untuk digunakan sebagai lokasi pikinik keluarga.
Selain itu, kebun raya bedugul juga memiliki pemandangan yang indah, karena lokasinya yang berada di ketinggian 1.240 meter dari permukaan laut, sehingga sangat sayang untuk dilewatkan.
2. Banyak Spot Menarik
Terdapat beberap spot menarik di kebun raya bedugul. Seperti Candi Bentar, Ramayana Boulevard, kebun mawar, pemandangan Danau Beratan, rumah tradisional Bali, rumah kaca kebun kaktus, taman anggrek, taman air, taman begonia dan masih banyak lainnya, yang tentunya sangat menarik untuk dikunjungi.
3. Memiliki Area Terluas di Indonesia
Wisata kebun raya bedugul Bali ini memiliki luas 157.5 hektar dan terluas di Indonesia pada ketinggian 1.240 meter dari permukaan laut.
Berita Terkait
-
Prabowo Ungkap Penyebab Antrean BBM di Bali, Bukan karena Stok Menipis
-
Mau Liburan Natal dan Akhir Tahun Makin Berkesan? Ini Pilihan Aktivitas Seru di Bali
-
Tiga Srikandi TelkomGroup Bagikan Perspektif Kepemimpinan Perempuan di Bali Tech Week 2026
-
Sampah Plastik Bali Tak Cukup Diatasi dengan Memilah, Ini Masalah di Balik Daur Ulang
-
Olivia Padang dan Perjalanan Mengubah Sampah Plastik Jadi Produk Bernilai
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti
-
Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad
-
Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja
-
Drama Pemadaman 7 Jam di Suryakencana, Tiga Ruko Ludes Dilalap Api
-
Kasus Perundungan Berulang, Anggota DPR Dorong Pembentukan UU Antibullying