SuaraJabar.id - Taman Surawisesa di Kawali, Kabupaten Ciamis dikunjungi banyak wisatawan pada libur Natal 2021. Namun disayangkan, banyak pengunjung yang datang ke tepat wisata itu yang tak mematuhi protokol kesehatan,
Dari pantauan, banyak pengunjung taman yang tidak memakai masker. Padahal taman tersebut masuk ke kawasan wajib masker.
Mulyati, pengunjung Taman Surawisesa, asal Kecamatan Jatinagara, Kabupaten Ciamis, mengatakan, setelah liburan sekolah dan menjelang tahun baru, Taman Surawisesa menjadi tempat favorit untuk menghilangkan kepenatan. Sehingga tidak heran setiap hari libur banyak pengunjung yang datang.
Taman Surawisesa jadi pilihan alternatif mengisi liburan untuk masyarakat setempat maupun masyarakat dari luar daerah.
“Banyaknya pengunjung yang datang dan tidak mengindahkan protokol kesehatan, dikhawatirkan ada penyebaran virus Corona atau virus yang disebut omicron,” ujar Mulyati, Minggu (26/12/2021).
Menurut Mulyati, dengan adanya papan yang bertuliskan kawasan wajib masker, semestinya pengunjung yang datang ke lokasi tersebut menaatinya.
“Namun entah mengapa pengunjung yang datang dominan tidak memakai masker, maupun menjaga jarak,” katanya.
Mulyati berharap ada petugas yang berjaga agar pengunjung Taman Surawisesa taat protokol kesehatan.
“Kalau hal tersebut dibiarkan, tidak menutup kemungkinan penderita Corona meningkat lagi,” tandasnya.
Baca Juga: Penumpang di Terminal Bus Jabodetabek Naik Hingga 33 Persen Saat Libur Natal
Berita Terkait
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Langkah Tak Biasa Kapolri Listyo, Ziarah ke Makam Gus Dur hingga Soeharto Jadi Sorotan
-
Menghidupkan Kembali Taman Kota: Upaya Ayo ke Taman Ubah Cara Warga Memanfaatkan Ruang Publik
-
Kisah Klabu: Berawal dari Obrolan Dua Ibu, Kini Hidupkan Literasi di Taman Kota Jagakarsa
-
Lari dari Adiksi Gawai dan Stres Domestik: Para Ibu di Klabu Temukan Kewarasan Lewat Literasi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online
-
Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba