SuaraJabar.id - Seorang pimpinan Pondok Pesantren di Kabupaten Kuningan diciduk polisi usai diduga mencabuli delapan santri laki-laki yang masih berusia antara 13 hingga 15 tahun.
Pompinan Pondok Pesantren berinisial AL (38) itu kini diamankan di Polres Kuningan.
Kasat Reskrim Polres Kuningan, AKP Hafid Firmansyah mengatakan, terduga pelaku selalu mengiming-imingi korban dengan hadian dalam menjalankan aksi bejatnya.
"Perbuatan bejat tersebut dilakukan di kamar pelaku, dengan cara pelaku memanggil salah satu korban lalu melancarkan aksinya dengan iming iming baju koko, sarung atau parfum," ujarnya dikutip dari Instagram @balikpapanku.
Unggahan ini pun menarik reaksi para warganet yang menyangkan perbuatan pelaku.
"Kenapa yang kasus begini kebanyakan orang orang yang mengerti agama? Dan parahnya kebanyakan pimpinan pesantren," tulis akun @andrieta_r***.
"Hukum kebiri memang wajib dilaksanakan, " tambah akun @wienkit***.
"Astagfirullah akhir zaman, " kata akun @wafifw***.
"Wah wah patut diperiksa secara detail pimpinan ponpesnya jelas ini orang punya kelainan, " tambah akun @a_ris***.
Baca Juga: Siapa Bahar bin Smith yang Terus Jadi Sorotan dan Viral?
"Astaga maen pedang pedangan," timpal akun @rick_m***.
Kontributor : Ririn Septiyani
Tag
Berita Terkait
-
Kuasa Hukum Sebut Kematian Santri di Lombok Murni Kecelakaan, Bantah Ada Unsur Kesengajaan
-
Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok
-
Kementerian HAM Kawal Kasus Pembakaran Tiga Santri di Lombok, Dorong Pemulihan Korban
-
Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005
-
DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Babak Baru Polemik Jabatan Sekda Kota Tangsel, Ansor Jalani Persidangan di PTUN
-
Bandara Husein Sastranegara Segera Aktif Lagi, Farhan Sebut Bakal Layani 11 Rute
-
Siap-Siap! Pemkab Bekasi Gelar Operasi Pajak Gabungan di Tambun Utara, Blokir STNK Penunggak?
-
Mobilitas Kian Padat, Hyundai New Creta Hadirkan Kabin Nyaman untuk Temani Setiap Perjalanan
-
Perkuat Bukti Siksaan 3 Tahun Taufik Hidayat, Polda Jabar Periksa Maraton 31 Saksi