SuaraJabar.id - Dalam rangka memaknai Hari Raya Natal dan menyambut tahun baru 2022, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI turut berbagi, dengan menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Corporate Secretary BRI, Aestika Oryza Gunarto mengatakan, kegiatan ini termasuk ke dalam Program BRI Peduli bertema "Berbagi Bahagia Bersama BRI", yang menjadi bentuk kepedulian sekaligus rasa syukur di tengah suasana hangat Natal.
“BRI terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat untuk menerbarkan social value, sekaligus mendukung pemulihan ekonomi nasional. Kegiatan ini juga menjadi bukti implementasi campaign BRI Memberi Makna Indonesia,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut dibagikan juga paket sembako berupa beras, gula, minyak goreng, kecap, susu, mi instan, dan lain-lain. Selain itu, terdapat perlengkapan sosial, sarana dan prasarana yang disalurkan ke 20 lembaga sosial di sekitar Regional Office BRI, yaitu 9 lembaga sosial di wilayah Jabodetabek, 5 di Medan, 5 di Manado, dan 5 di Papua.
Baca Juga: Berbagi Kasih Natal dan Tahun Baru 2022, BRI Salurkan Sembako di 5 Wilayah Indonesia
Bantuan tersebut diberikan secara simbolik oleh tim perwakilan dari masing-masing Kanwil BRI secara periodik mulai 25 - 31 Desember 2021. Bantuan sembako diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan. Sehingga, manfaat ekonomi dapat dirasakan meskipun di tengah pandemi Covid-19.
BRI sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) senantiasa hadir menunjukkan bukti nyata kepedulian untuk masyarakat. Dalam penyaluran bantuan, BRI tetap menerapkan aspek keamanan dan keselamatan sesuai dengan protokol kesehatan. BRI juga memastikan bantuan dapat tersalurkan dengan tepat untuk masyarakat yang membutuhkan.
Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dilakukan dengan tertib dan aman, seperti memakai masker dan menjaga jarak. Masih dalam rangka Berbagi Bahagia Bersama BRI, belum lama ini BRI turut merayakan Hari Ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember 2021.
Komitmen tersebut diwujudkan dalam acara berbagi santunan yang diselenggarakan di Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Budi Mulia 3, Jakarta. Bantuan yang diberikan berupa sembako hingga perlengkapan dan santunan kepada warga binaan sosial panti yang berjumlah 400 orang.
BRI menilai Hari Ibu penting untuk dimaknai secara mendalam sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya peran perempuan selama ini. Dalam implementasinya, BRI pun telah menerapkan budaya kerja yang menjunjung tinggi perempuan.
Baca Juga: BRI Konsisten Dukung Pelaku Usaha UMKM Lokal Naik Kelas
Berita Terkait
-
Konsisten Terapkan Prinsip ESG untuk Bisnis Berkelanjutan, BRI Raih 2 Penghargaan Internasional
-
Waspada Modus Penipuan Saat Lebaran! BRI Bagikan Tips Terhindar dari Penipuan dan Kejahatan Siber
-
BRI Menanam Grow & Green, Ujung Tombak Pelestarian Ekosistem Laut di NTB
-
Sambut Libur Lebaran 2025, BRI Pastikan Keandalan Super Apps BRImo untuk Transaksi Tanpa Hambatan
-
10 Hal yang Harus Dipatuhi Saat Nyepi di Bali, Melanggar Bisa Terkena Sanksi
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar