- Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi mengajukan permohonan ujian susulan kepada Kemendikdasmen bagi 79 peserta OSN yang terdampak pemadaman listrik.
- Pemadaman listrik terjadi saat ujian berlangsung di tujuh kecamatan akibat adanya program pemeliharaan jaringan terjadwal dari pihak PLN.
- Disdik Sukabumi kini mendorong sekolah untuk menyediakan sumber energi cadangan demi mengantisipasi kendala teknis pada kompetisi di masa depan.
SuaraJabar.id - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi bergerak cepat menyikapi kendala teknis yang menimpa puluhan peserta Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Sekolah Dasar (SD).
Pihak Pemkab Sukabumi secara resmi mengajukan permohonan kepada Kemendikdasmen melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) agar dilaksanakan ujian susulan atau ujian ulang.
Langkah ini diambil setelah proses kompetisi sains tersebut terganggu akibat pemadaman listrik di sejumlah wilayah strategis di Kabupaten Sukabumi pada saat jam krusial ujian.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, memaparkan bahwa dari total 3.009 peserta OSN, sebanyak 79 siswa dilaporkan mengalami kendala teknis. Sebaran wilayah yang terdampak meliputi Kecamatan Cireunghas, Nyalindung, Sukaraja, Cisolok, Sukalarang, Gegerbitung, dan Kebonpedes.
Mirisnya, gangguan aliran listrik tersebut terjadi tepat saat durasi pengerjaan soal menyisakan waktu 15 menit terakhir di sesi ketiga.
"Informasi dari kepala sekolah, kejadian terjadi hampir di detik-detik terakhir. Padahal para siswa sudah berjuang maksimal. Karena itu, kami sudah berikhtiar melakukan permohonan ke pusat untuk dapat diulang demi keadilan bagi anak didik kami," ujar Deden Sumpena, dilansir dari SukabumiUpdate -jaringan Suara.com, Minggu (14/6/2026).
Tragedi teknis ini mencuat ke publik setelah sebuah video memperlihatkan Nadia Putri Muda Paramita, siswi asal SD Negeri Gandasoli, Kecamatan Cireunghas, menangis tersedu-sedu karena tidak dapat mengirimkan hasil pekerjaannya akibat perangkat yang mati mendadak.
Kejadian ini memicu empati luas dari netizen dan menjadi landasan kuat bagi Disdik untuk memperjuangkan hak para talenta muda Sukabumi di tingkat nasional.
Berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak PLN, terungkap bahwa pemadaman tersebut bukan merupakan gangguan mendadak, melainkan bagian dari program pemeliharaan jaringan dan penyetabilan arus listrik yang sudah terencana.
Baca Juga: Hasil PCMB Tidak Sesuai? Begini Cara Dialihkan ke Sekolah Swasta atau SPMB Tahap 2
“Kami sudah berkomunikasi dengan PLN. Ternyata memang ada program pemeliharaan jaringan di wilayah tersebut. Namun, dampaknya sangat terasa karena bertepatan dengan jadwal kompetisi nasional berbasis digital,” tambah Deden.
Belajar dari insiden ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi kini mendorong sekolah-sekolah, terutama di wilayah Selatan yang rawan bencana dan gangguan alam, untuk memiliki sumber energi cadangan.
"Kami sudah memulai program panel surya di beberapa titik, namun ke depan akan kami dorong lebih masif agar setiap sekolah memiliki suplai listrik cadangan yang mumpuni," pungkas Deden.
Berita Terkait
-
Hasil PCMB Tidak Sesuai? Begini Cara Dialihkan ke Sekolah Swasta atau SPMB Tahap 2
-
Situs Pemetaan Calon Murid Baru Jabar Down Saat Pengumuman
-
Jeritan Emak-emak di DPRD Jabar: Kami Perjuangkan Hak Anak Miskin Masuk Sekolah Negeri
-
Skor PCMB Jabar 2026 Menyusut? Dedi Mulyadi: Jangan Panik, Itu Penyesuaian Sertifikat Prestasi
-
Buntut Video 12 Detik Pria Berciuman, Polisi Geruduk Theater Night Mart Karawang
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer
-
Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan
-
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan
-
KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab
-
BRI Perkuat Inklusi Keuangan UMKM Lewat Empat Penghargaan Pada 2026