SuaraJabar.id - Pelaksana Tugas atau Plt Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengatakan fly over atau jalan layang Kopo yang membentang di Jalan Soekarno-Hatta dari Cibaduyut hingga Caringin diperkirakan rampung sebelum Hari Raya Idul Fitri 2022.
Menurut Yana Mulyana, hingga awal 2022 proses pembangunannya sudah mencapai 70 persen. Sehingga ia yakin jalan layang itu dapat segera diaktivasi.
"Jalan layang Kopo target April sebelum lebaran sudah bisa difungsikan," kata Yana, Rabu (5/1/2022).
Menurutnya pembangunan jalan layang itu dilakukan untuk mengurai kemacetan di kawasan persimpangan Kopo-Soekarno Hatta. Pasalnya jalur tersebut kerap dipadati kendaraan yang dari Kabupaten Bandung menuju Kota Bandung.
Selain itu, menurutnya Pemkot Bandung juga bakal mulai membangun jalan layang di kawasan Buahbatu, mulai dari sebelum Simpang Kiaracondong hingga setelah Simpang Buahbatu.
"Koridor Samsat Kiaracondong sama Jalan Buahbatu, dua persimpangan dilewati tinggal pembagian tanah kita berproses terus. Kopo tahun ini selesai," kata dia.
Saat ini di kawasan Cibaduyut hingga Caringin masih sempat mengalami kepadatan lalu lintas akibat adanya pembangunan jalan layang Kopo tersebut.
Meski terdapat sejumlah pembangunan, menurutnya para tahun 2022 ini Pemkot Bandung juga tetap fokus untuk menjalankan pemulihan ekonomi akibat pandemi.
Baca Juga: Terjebak 4 Jam di Perempatan Kalimalang, Warga: Apa Perlu Dibuat Flyover?
Berita Terkait
-
Skandal Suap dan Gratifikasi Rp2,5 Miliar! Ketua dan Wakil PN Depok Segera Disidang di Bandung
-
Bocor! Eks Real Madrid dan AFC Ajax Disebut Bakal Gabung Persib Bandung
-
Kata-kata Mike van der Hoorn yang Dirumorkan Gabung Persib Bandung
-
Polisi Tegaskan Taufik Hidayat Ditangkap, Bukan Menyerahkan Diri Seperti Narasi Viral
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online
-
Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba