SuaraJabar.id - Ide bisnis modal kecil bisa dimulai dari jualan tempe orek kering. Berikut cara membuat tempe orek kering dan bacem.
Cara membuatnya pun tak sulit, karena bahan-bahannya mudah kita temukan di mana saja. Mulai dari warung dekat rumah hingga supermarket. Harganya pun cukup ekonomis, tak sampai membuat kantong Anda jebol.
Tempe merupakan makanan asli khas Indonesia yang berbahan dasar kacang kedelai. Selain enak, tempe juga memiliki nilai gizi yang tinggi. Tak heran, tempe bukan hanya terkenal di Indonesia, melainkan juga hingga ke mancanegara.
Banyak olahan tempe yang bisa kita santap. Mulai dari goreng tempe, keripiki tempe, orek tempe, bacem tempe hingga tempe bakar. Semua itu cocok disantap dengan nasi sebagai lauk pelengkap.
Berikut ragam cara membuat tempe yang bisa dijadikan lauk sehari-hari, diantaranya:
1. Tempe Orek Kering
Bahan yang diperlukan:
- 1 papan tempe
- 4 butir bawang merah
- 2 butir bawang putih
- Garam secukupnya
Bahan saus:
- 3 sdm kecap manis
- 1 sdm kecap inggris
- 1 sdm saus tiram
- 1 sdm saus tomat
- 1 sdm saus sambal
- 3 sdm air matang
Cara membuat:
Baca Juga: Mengenal Manfaat Tempe bagi Kesehatan dan Lingkungan
1. Potong tempe agak memanjang lalu goreng hingga berwarna kecoklatan setelah digoreg semua lalu sisihkan.
2. Iris tipis bawang merah dan bawang putih lalu tumis dengan minyak hingga harum, lalu tambahkan semua bahan saus dan tumis dengan sedikit minyak hingga harum.
3. Tuang tempe yang telah digoreng kedalam tempe, aduk hingga merata lalu cek rasa, jika sudah pas lidah angkat lalu sajikan diatas piring.
2. Tempe Bacem Pedas Manis
Bahan – bahan:
- 3 papan tempe
- 750 ml air kelapa
- 1 batang serai
- 3 lembar daun salam
- 2 lembar daun salam
- 2 sdm gula merah
- 1 sdt garam
- 5 sdm kecap
- 2 cm lengkuas memarkan
- 2 sdm minyak untuk menumis
- 250 ml minyak untuk menggoreng
- Bahan bumbu yang dihaluskan:
- 1. 6 siung bawang merah,
- 2. 4 siung bawang putih,
- 3. 1 sdt ketumbar sangrai.
Cara membuat:
Berita Terkait
-
Sambal Tumpang: Eksekusi Yin dan Yang dalam Proses Mengolah Tempe Bosoknya
-
Jangan Dibuang! Ternyata Tempe "Bosok" adalah Rahasia Kelezatan Masakan Jawa
-
Angin Segar bagi Perajin Tahu Tempe, Pemerintah Gelontorkan Subsidi Kedelai Rp2.000/Kg
-
Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus
-
Rupiah Melemah, Harga Kedelai Melonjak: Pengrajin Tahu dan Tempe di Lebak Terancam Gulung Tikar
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Pulang Belanja Sayur Subuh Hari, Nenek 62 Tahun di Bogor Meninggal Dunia Tertimpa Tembok Pembatas
-
Eiger Nature Megamendung: Pelopor Ekowisata Masa Depan dengan Vibe Swiss di Jantung Bogor
-
Tolic Wanti-wanti Rival: Ketika Semua Menyatu, Persib Bakal Jadi Tim Luar Biasa
-
Gunakan Uang APBDes Rp574 Juta untuk Renovasi Rumah dan Bayar Utang, Kaur Keuangan Desa di Sukabumi
-
BPK Apresiasi Transformasi Kementerian Hukum, Tata Kelola Terus Didorong Menguat