SuaraJabar.id - Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kuningan, Jawa Barat Ahmad Juber mengatakan, produksi padi di daerahnya mencapai surplus 100 ribu ton lebih pada 2021.
Ahmad memaparkan, hasil itu didapatkan dari area tanam seluas 59.202 hektar.
Secara keseluruhan lanjut Ahmad, produksi padi di Kuningan mencapai 370 ribu ton pada 2021 dari luas tanam 59.929 hektare yang tersebar di 31 kecamatan.
"Produksi padi rata-rata mencapai 6,1 ton per hektare. Sedangkan dalam setahun panen bisa sebanyak tiga sampai empat kali," katanya, Kamis (13/1/2022) dikutip dari Antara.
Mengingat air baku yang dibutuhkan di Kabupaten Kuningan, juga cukup memenuhi, apalagi saat ini juga telah terdapat Bendungan Kuningan yang baru diresmikan, sehingga dapat menambah produksi.
Di Kabupaten Kuningan, untuk lahan baku sawah saat ini tercatat 28 ribu hektare dan ini bisa dikatakan aman untuk ketahanan pangan.
"Untuk itu perlu dipertahankan agar tidak berkurang. Agar ketahanan pangan bisa terus terjaga," katanya.
Berita Terkait
-
Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran di Jabar, Binokasih Mulang Salaka Tandai Pembukaan di Sumedang
-
Mafia Proyek Dapur MBG Gentayangan di Jabar, Duit Rp1,9 Miliar Melayang
-
PaDi UMKM dan Danantara Perkuat Kolaborasi Digitalisasi Pengadaan BUMN dan UMKM
-
Persib Bandung Diharapkan Wagub Mampu Mendulang Prestasi di Level Internasional
-
Bandung Membiru, Persib Rayakan Pancatakhta dan Hattrick Juara Bersama Bobotoh
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pengamat Apresiasi Langkah Penguatan Tata Kelola BUMN demi Efisiensi dan Transparansi
-
Libur Idul Adha, Pantai Anyer Diserbu Ribuan Wisatawan
-
PPDB Jabar Harus Transparan: Semua Calon Siswa Punya Hak Sama, Stop Praktik Curang!
-
Manajemen Persib Buka Suara Terkait Sanksi Transfer Ban dari FIFA
-
QLola by BRI Berikan Layanan Menarik, Dukung Pengelolaan Payroll Perusahaan Lebih Tertata