SuaraJabar.id - Empat orang tahanan yang sebelumnya kabur dari Mapolsek Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat akhirnya ditangkap tim gabungan dari Polsek Cikalongwetan dan Polres Cimahi.
Dua tahanan atas nama Agung dan Alimudin yang ditangkap pada Kamis (13/1/2022). Sedangkan tahanan atas nama Iding dan Endang ditangkap pada Selasa (18/1/2022). Mereka ditangkap di hutan wilayah Cikalongwetan dan Cipeundeuy.
Dijebloskannya empat tahanan ke balik jeruji besi tentunya karena sudah melakukan tindakan kriminal yang melawan hukum. Mereka terbukti melukan pencurian dengan pemberatan.
Kapolres Cimahi AKBP Imron Ermawan mengungkapkan, Agung dan Alimudin ditangkap lantaran melakukan pencurian baut-baut dan besi rel kereta api.
"Jadi baut-baut rel kereta api itu dicoporin," kata Imron di Markas Polres Cimahi pada Rabu (19/1/2022).
Sementara Iding dan Endang, terang Imron, merupakan pelaku spesialis pencurian hewan ternak seperti domba. Keduanya sudah beberapa kali keluar masuk penjara akibat kejahatan serupa.
"Jadi mereka adalah spesialis pencurian hewan ternak. Sudah beberapa kali," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, empat orang tahanan yang sebelumnya kabur dari Markas Polsek Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat akhirnya ditangkap tim gabungan dari Polsek Cikalongwetan dan Polres Cimahi.
Dua tahanan atas nama Agung dan Alimudin ditangkap pada Kamis (13/1/2022) pekan lalu. Sedangkan tahanan atas nama Iding dan Endang ditangkap pada Selasa (18/1/2022) kemarin. Mereka ditangkap di hutan wilayah Cikalongwetan dan Cipeundeuy.
Baca Juga: Tahanan Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan Meninggal, Keluarga Mengadu ke Komnas HAM
"Jadi kurang lebih satu minggu empat tahanan yang kabur dari Polsek Cikalongwetan sudah kita amankan," terang Kapolres Cimahi AKBP Imron Ermawan saat ditemui di Markas Polres Cimahi pada Rabu (19/1/2022).
Sebelumnya, empat tahanan yang merupakan titipan jaksa tersebut melarikan diri dari sel Polsek Cikalongwetan pada Rabu (12/1/2022) dini hari. Mereka kabur dengan cara menjebol atap kamar mandi tahanan.
Setelah berhasil menjebol atap kamar mandi, keempat tahanan tersebut diduga loncat ke arah pemukimam warga di Kampung Warung Domba, Desa Mandalamukti, Kecamatan Cikalongwetan, Bandung Barat.
Imron belum bisa mematikan alat apa yang digunakan para tahanan untuk menjebol atap.
"Cara kaburnya melalui kamar mandi lewat atas dibuka kemudian dia pakai cara dia yang masih kita pelajari. Intinya lewat atap kamar mandi akhirnya dia bisa melarikan diri," ungkap Imron.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Tag
Berita Terkait
-
Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang
-
Muak Kondisi Pemerintahan dan Pembangunan, Warga Kabupaten Bandung Barat Ngadu ke Jakarta
-
KAI Pantau Dampak Erupsi Anak Krakatau, Perjalanan Kereta Masih Normal
-
KAI Luncurkan Stamp Rally Passport, Cara Baru Nikmati Perjalanan!
-
8 Contoh Pemuaian dan Penyusutan Benda dalam Kehidupan Sehari-hari
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Rayakan Musim Baru PERSIB, bank bjb Kasih Diskon Rp50 Ribu untuk Bobotoh
-
BRI Buktikan Komitmen di Dunia Olahraga, Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan
-
Kebakaran Lahan di Ciumbuleuit Bandung Diduga Dipicu Sampah Ilegal, Farhan Dorong Penyelidikan
-
Gedor Wilayah Cicendo, Tim Gabungan Kota Bandung Eksekusi 18 Bangunan Liar demi Penataan Ruang