SuaraJabar.id - Beredar surat selebaranyang bertuliskan 'PUNGLI OLEH KADES CIKALONG'. Selebaran yang tak diketahui siapa pengirimnya atau surat kaleng itu pun viral di media sosial.
Surat kaleng tersebut ditemukan di sejumlah titik di wilayah Cikalongwetan dan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Surat keterangan dengan nomor: 973/1123/DS/2020 berisi tentang biaya akte jual beli tanah. Dalam surat tersebut, tertulis bahwa biaya akte jual beli tanah sebesar Rp 34.160.000.
Persentasi biayanya pun disebutkan yakni untuk Camat Cikalongwetan sebesar Rp 12.200.000 serta untuk Kepala Desa Cikalong Rp 21.960.000. Dalam surat tersebut juga tertera tandatangan Kepala Desa Cikalong Agun Gumilar pada 11 Juni 2020.
Saat dikonfirmasi Suara.com pada Kamis (20/1/2022), Kepala Desa Cikalong Agung Gumilar bebenarkan bahwa selembaran surat tersebut tersebar di berbagai titik di Cikalongwetan dan Cipeundeuy pada Rabu (19/1/2022) pagi.
"Anehnya suratnya disebar di luar Desa Cikalong. Seperti di Ciptagumati, di Cipeundeuy. Pokoknya di tempat-tempat ramai," ungkap Agun.
Namun, Kedes ganteng tersebut membantah dirinya sudah mengeluarkan surat tersebut. Pasalnya, dirinya merasa sama sekali tidak pernah menandatangani surat yang berisi dugaan pungli tersebut.
Dirinya menduga ada oknum yang sengaja untuk mencemarkan nama baiknya dengan gara-gara kotor tersebut.
"Itu mengatasnamakan saya, saya enggak tau. Kemungkinan tandatangan dipalsukan. Cap desa juga saya lihat kaya hasil scan," tegas Agun.
Baca Juga: Resep Crab Rangoon Versi Ekonomis yang Mudah Dicoba di Rumah dan Dijamin Enak
Anehnya, ungkap Agun, dalam surat tersebut tidak disertakan nama pemilik dan lokasi tanah. Hanya tertera luasanya saja yakni sekitar 6.100 meter persegi. Kemudian tanggal terbit surat pun sudah dua tahun lalu.
Berita Terkait
-
Viral, Apakah Ada Doa Mengusir Tamu Agar Cepat Pulang?
-
Viral! Wanita Ini Punya Cara Jitu Bungkam Pertanyaan 'Nyinyir' saat Lebaran, Kaosnya Bikin Ngakak!
-
6 Rekomendasi Tempat Wisata Viral di Bandung, Cocok untuk Liburan Keluarga
-
Viral! Kawasan Wisata Pantai Anyer Penuh Manusia, Niat Healing Malah Pusing
-
Asal Usul Walid, Lagi Ramai Disebut di TikTok sampai Trending di X
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar