SuaraJabar.id - Cara bersihkan keramik tanpa pakai bahan kimia. Anda cukup menggunakan air panas. Berikut ini cara bersihkan keramik tanpa pakai bahan kimia.
Merangkum dari laman Molly Maid, Sabtu (5/2/2022), berikut tips membersihkan lantai keramik yang tepat dan hasilnya bersih sempurna.
Cara bersihkan keramik
1. Sebelum Anda mulai membersihkan keramik, singkirkan semua sepatu, permadani, perabotan, dan apapun yang mungkin menghalangi Anda saat membersihkan lantai. Kemudian ikuti langkah-langkah membersihkan lantai keramik berikut ini:
Baca Juga: Tips Membersihkan Lantai Keramik dari Noda Membandel, Cepat dan Ampuh Cukup Menggunakan Cara Ini
2. Bersihkan kotoran, pasir, dan kotoran lainnya dengan penyedot debu atau sapu lantai.
3. Gunakan kartu kredit bekas atau pisau dempul plastik untuk mengikis sisa lengket pada keramik.
4. Isi ember dengan air panas, setengah cangkir cuka, dan setengah sendok makan sabun cuci piring. Jangan menggunakan sabun terlalu banyak, karena sisa sabun akan membuat lantai Anda terlihat kusam.
5. Sebelum Anda mengepel, bilas kepala pel di bawah air panas yang mengalir untuk menghilangkan kotoran saat terakhir kali Anda menggunakannya.
6. Peras kain pel yang sudah dicelupkan ke air sabun. Kemudian pel lantai keramik ke seluruh permukaan lantai dengan gerakan mundur.
Baca Juga: Berendam Air Panas Alami di Buleleng, Destinasi Wisata Berusia Ratusan Tahun
7. Kemudian bersihkan sisa sabun dengan mengepel dengan air panas biasa.
8. Anda dapat membiarkan lantai mengering, tetapi mengeringkannya dengan kain bersih atau handuk akan lebih efektif menghilangkan lebih banyak kotoran dan mencegah noda air.
Cara Membersihkan Garis Keramik
1. Campurkan seember air dengan bubuk pemutih oksigen sesuai petunjuk pada botol. Jenis pemutih yang efektif ini memiliki senyawa kimia yang berbeda dari pemutih klorin dan tidak beracun serta aman untuk warna. Anda biasanya dapat menemukannya di lorong pembersihan di supermarket mana pun.
2. Oleskan larutan Anda ke garis keramik dengan botol semprot atau sikat gosok.
3. Untuk garis keramik yang ekstra kotor, biarkan larutan yang sudah dioleskan setidaknya selama 30 menit. Semakin lama Anda menunggu, semakin baik. Ion oksigen dalam larutan pemutih terus bekerja hingga enam jam.
4. Setelah larutan pemutih meresap, gunakan sikat nilon kaku atau sikat gigi bekas untuk menggosok garis keramik. Gosok sedikit area tersebut pada satu waktu, dan bersihkan noda kotor dengan handuk.
5. Setelah semua noda pada garis keramik bersih, bilas area tersebut dengan air bersih, dan keringkan dengan kain bersih.
6. Anda dapat mengganti pemutih oksigen dengan campuran cuka putih dan jus lemon atau soda kue. Namun, berdasarkan komponennya, larutan pemutih membutuhkan penggosokan paling sedikit dan paling efektif untuk menghilangkan noda.
(Yulia Kartika Dewi)
Berita Terkait
-
Pesona Pemandian Air Panas Sungai Pinang: Wisata Sehat dan Menyegarkan
-
Heboh ASN Pemprov Sumut Diduga Siram Air Panas ke Anak Tiri
-
Berendam di Kolam Pemandian Air Panas Curug Cipanas Nagrak Bandung
-
Mengobati Rindu Berendam Air Hangat di Pemandian Air Panas Cangar Kota Batu
-
Tirta Sanita Ciseeng, Sensasi Berendam Air Panas dengan View Alam Indah
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar