SuaraJabar.id - Stok minyak goreng murah Rp 14.000 ribu per liter di sejumlah pasar tradisional di Kota Cimahi langsung ludes terjual dalam hitungan menit. Pasalnya stok yang tersedia sangat terbatas.
Berdasarkan pantauan Suara.com pada Selasa (8/2/2022) di Pasar Atas Baru, Kota Cimahi, sejumlah pedagang rata-rata sudah tidak memiliki minyak goreng untuk dijual, sebab sudah habis sejak pagi.
Hana (50) salah seorang pedagang kelontongan menuturkan, hari ini dirinya mendapat pasokan minyak goreng dari distributor sebanyak 3 dus yang berisi 36 liter. Namun langsung habis terjual dalam hitungan menit.
"Pasokan masih dibatasi, daya dapat 3 dus isi 36 liter dan langsung habis 10 menit. Rata-rata pada habis," tutur Hana.
Dikatakan Hana, ia sendiri mendapat pasokan minyak goreng dari berbagai distributor dan berbagai merk.
"Saya jualnya juga dibatasi satu orang harus 1 pcs, soalnya kan masih langka. Ini masih nunggu kabar lagi dari distributor," katanya.
Dikatakan Hana, penjualan minyak goreng yang ditetapkan sesuai HET. Yakni minyak curah dengan harga Rp 11.500 per liter, minyak goreng kemasan sederhana Rp 13.500 per liter, dan minyak goreng kemasan premium Rp 14.000 per liter.
Sehingga keuntungan yang didapat pun sangatlah sedikit. Hana sendiri membeli minyak goreng dari distributor sekitar Rp 13.500 per kilogram, dan menjualnnya Rp 14.000 per kilogram sesuai kebijakan yang sudah ditetapkan.
"Belum kita ngasih kresek untuk tempat minyak, ya habis belum ada untung. Karena kita pedagang diminta untuk komitmen jual harga tertinggi Rp 14 ribu, jika tidak sesuai ketentuan kena sanksi," tukas Hana.
Baca Juga: Harga Minyak Goreng di Pasar Tradisional Masih Mahal, Kemendag: Kami Pastikan Hanya Sementara
Terpisah, Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian (Disdagkoperind) Kota Cimahi bakal menyediakan minyak goreng dalam Operasi Pasar Murah (OPM).
Rencananya operasi Pasar murah tersebut akan dilaksanakan pada Kamis (10/2/2022) atau Jumat (11/2/2022) di tiga kecamatan. Namun untuk launching akan difokuskan di Kantor Kecamatan Cimahi Utara, Jalan Jati Serut.
"Hari jumat depan kami akan melaksanakan operasi pasar murah di sana," kata Kepala Bidang Perdagangan pada Disdagkoperind Kota Cimahi Sri Wahyuni.
Untuk pembeliannya, kata dia, akan dibatasi. Hal itu dilakukan agar masyarakat yang datang nantinya bisa kebagian jatah minyak goreng tersebut.
"Masyarakat dari mana saja boleh membeli, hanya memang dibatasi," ucap Sri.
Dirinya melanjutkan, operasi Pasar murah ini dilakukan untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat yang dalam beberapa pekan terakhir ini kesulitan untuk mendapatkan minyak goreng murah sesuai yang sudah ditetapkan pemerintah.
Tag
Berita Terkait
-
Lonjakan Harga Pangan Nasional, Cabai Naik hingga 18 Persen
-
Ritual Aneh Investor Agar Cuan: Dari Punggung Sakit George Soros Hingga Ramalan Bintang
-
Cuan di Awal, Bertahan di Akhir: Membedah Siklus Sunyi Pekerja Setiap Bulannya
-
Harga Minyak Goreng Makin Mahal, Telur dan Cabai Rawit Bagaimana?
-
Harga Gabah Tinggi, Pedagang Sulit Jual Beras Sesuai HET
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar
-
Bisnis Kebencian: Resbob Dituntut 2,6 Tahun Penjara Usai 'Jual' Isu SARA Demi Saweran
-
5 Fakta Miris di Balik Polemik Pembangunan Gedung MUI Sukabumi yang Bikin Geleng-geleng Kepala
-
Demi Capai Inklusi Keuangan Masyarakat, Holding Ultra Mikro BRI Makin Solid
-
Gedung MUI Kabupaten Sukabumi Disegel: Kontraktor Klaim Belum Dibayar, MUI Sebut Sudah Lunas