SuaraJabar.id - Kasus aktif COVID-19 di Kota Bandung mencapai 1.912 pasien per Selasa (8/2/2022). Dari keterangan Plt Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengatakan, kasus COVID-19 di wilayahnya didominasi oleh varian Omicron.
Lonjakan kasus COVID-19 di Kota Bandung pun terbilang tingi. Dalam sehari, penambahan kasus bisa mencapai angka 200-300 kasus.
Menanggapi tingginya lonjakan kasus COVID-19 ini, Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto meminta masyarakat agar tidak panik.
Menurutnya melonjaknya kasus COVID-19 yang saat ini terjadi ialah akibat dari penyebaran varian Omicron. Untuk itu, ia meminta masyarakat memperketat protokol kesehatan.
"Laksanakan protokol kesehatan ketat. Jangan pernah lepas masker, hindari kerumunan, cuci tangan," kata Arief, saat meninjau vaksinasi di Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (9/2/2022) dikutip dari Antara.
Arief menyebut penyebaran Omicron yang saat ini terjadi cukup membuat peningkatan kasus menjadi tinggi di sejumlah daerah, seperti di kawasan Jakarta, Bandung Raya dan Bali.
Meski kini kasus COVID-19 sedang melonjak, ia meminta masyarakat segera mengikuti vaksinasi dosis ketiga bagi yang belum.
"Yang belum vaksin segera vaksin, yang belum booster segera datang tempat vaksin yang sudah dipersiapkan," kata dia.
Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat agar segera melakukan isolasi mandiri apabila terindikasi mengalami COVID-19. Hal itu, kata dia, diperlukan untuk mencegah adanya penularan lebih luas.
Baca Juga: 10 Gejala Omicron Paling Buruk, Sakit Kepala Hingga Nyeri Dada
"Lakukan isolasi, bisa terpusat, tapi kalau gejala ringan bisa isolasi mandiri dengan pengawasan tenaga kesehatan," katanya.
Berita Terkait
-
Bulu Kuduk Ivan Mamut Merinding di GBK, 16 Menit Kemudian Jadi Pahlawan Persija
-
Dari The Changcuters hingga Doel Sumbang, Timeless Project Live Rayakan Warna Musik Bandung
-
Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir
-
Igor Tolic Pasang Badan Usai Persib Bandung Tumbang di Tangan Persija Jakarta
-
STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api
-
BRI dan Holding UMi Dorong Jutaan Pelaku Usaha Ultra Mikro Naik Kelas
-
Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan
-
Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions
-
Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI