SuaraJabar.id - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Barat (Jabar), Haru Suandharu mengatakan pihaknya sudah mengantongi dua nama yang disiapkan untuk menjadi calon wakil wali kota Bandung.
Haru memaparkan, dua nama tersebut sudah mendapat lampu hijau dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS. Meski begitu, ia mengaku belum bisa menyebut dua nama tersebut.
"Sudah ada dua nama, tapi saya tidak boleh publish. Dari DPP (PKS) mintanya gitu," kata Haru, di Bandung, Rabu (9/2/2022) dikutip dari Antara.
PKS Jawa Barat sebelumnya menyatakan ada empat calon yang disebut bakal mengisi kekosongan jabatan wakil wali kota Bandung. Dari empat calon itu, Haru menyebut telah terpilih dua orang yang akan menjadi calon.
Keempat nama calon yang sebelumnya diusulkan adalah Ketua DPRD Kota Bandung Tedy Rusmawan, Ketua DPD PKS Kota Bandung Khairullah, anggota DPR RI Ledia Hanifa, dan anggota DPRD Jabar sekaligus istri almarhum Wali Kota Bandung periode 2018-2023 Oded M Danial, Siti Muntamah.
Pengisian kader PKS untuk posisi wakil wali kota itu dicanangkan karena kekosongan jabatan setelah Yana Mulyana mengisi posisi Plt Wali Kota Bandung sepeninggal Oded M Danial yang wafat pada Desember 2021 lalu.
Almarhum Oded sebelumnya merupakan kader PKS berpasangan dengan Yana yang merupakan kader Partai Gerindra. Pasangan tersebut memenangkan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung Tahun 2018.
Menurut Haru, kedua nama tersebut sudah dikomunikasikan dengan Yana Mulyana dan juga DPC Gerindra. Nantinya, kata dia, Yana akan melihat sosok kedua nama tersebut.
"Bisa setuju dua (nama itu) atau satu atau bisa diambil 4 yang sebelumnya atau bisa ambil nama baru. Kami rapat dengan DPP intinya sudah memantaulah," kata dia pula.
Tag
Berita Terkait
-
Skandal Suap dan Gratifikasi Rp2,5 Miliar! Ketua dan Wakil PN Depok Segera Disidang di Bandung
-
Bocor! Eks Real Madrid dan AFC Ajax Disebut Bakal Gabung Persib Bandung
-
Kata-kata Mike van der Hoorn yang Dirumorkan Gabung Persib Bandung
-
Polisi Tegaskan Taufik Hidayat Ditangkap, Bukan Menyerahkan Diri Seperti Narasi Viral
-
Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online
-
Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba