SuaraJabar.id - Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang mencatat, terdapat penambahan 143 kasus COVID-19 di daerah tersebut pada Kamis (10/2/2022).
Dengan demikian, kasus positif aktif COVID-19 di Kabupaten Karawang per Kamis (10/2/2022) mencapai 903 kasus.
Dari jumlah itu, sebanyak 95 orang di antaranya dirawat di rumah sakit. Sedangkan 808 orang lainnya yang terpapar COVID-19 menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing.
Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana berupaya melakukan langkah antisipasi kemungkinan terjadinya lonjakan kasus COVID-19 di daerahnya.
Untuk antisipasi lonjakan pasien COVID-19, maka perlu disiapkan pusat isolasi pasien. Di antara tujuannya ialah agar penyebaran omicron tidak meluas.
Ada beberapa tempat yang diproyeksikan sebagai pusat isolasi pasien, yakni Wisma Haji Islamic Center, Mess Persika dan sejumlah ruangan Balai Latihan Kerja Disnaker Karawang.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang akan melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah tempat, untuk mencegah penyebaran COVID-19 varian omicron.
Kepala Pelaksana BPBD Karawang Yasin Nasrudin mengatakan, pihaknya siap untuk melakukan penyemprotan di sejumlah tempat di wilayah Karawang, sebagai langkah antisipasi penyebaran virus Corona. [Antara]
Baca Juga: Covid-19 di Kaltim Mengkhawatirkan, Wagub Hadi Mulyadi Sebut Kebijakan PPKM Wewenang Pusat
Tag
Berita Terkait
-
Jerinx SID Kembali Singgung Konspirasi COVID-19, Ungkit Aksi Demo Tolak Rapid Tes Tahun 2020
-
Epstein Files Singgung Simulasi Pandemi Sebelum COVID-19, Nama Bill Gates Terseret
-
Merasa Tervalidasi oleh Epstein Files, Jerinx SID: Kini Kebenaran Makin Menyala
-
Epstein Files Singgung Bill Gates dan 'Proyek Pandemi' Sebelum Wabah COVID-19
-
Terekam Kamera Trap, 5 Pemburu Macan Tutul Jawa di Gunung Sanggabuana Diringkus, Satwa Pincang
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Surati Bupati Tasikmalaya, Koalisi Masyarakat Sipil Tuntut Perlindungan Jemaat Ahmadiyah
-
Isak Tangis Ibu Kandung NS di Sukabumi: Minta Keadilan atas Kematian Tragis Anaknya
-
5 Poin Penting Ibu Tiri NS di Sukabumi Bantah Keras Tuduhan Kekerasan
-
Kabupaten Bogor Kembali Raih Opini WTP: Bukti Nyata Transparansi di Bawah Kepemimpinan Rudy-Ade
-
Ibu Tiri di Sukabumi Bantah Tuduhan: NS Meninggal Karena Sakit, Bukan Kekerasan