SuaraJabar.id - Pemerintah Kabupaten Cianjur menghentikan sementara pembelajaran tatap muka (PTM) untuk semua jenjang pendidikan.
Kondisi ini membuat orang tua siswa sekolah dasar (SD) bertanya mengenai vaksinasi COVID-19 anak mereka. Pasalnya pelaksanaan vaksinasi itu dilakukan di lingkungan sekolah.
Menjawab hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Cianjur menegaskan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 khusus siswa Sekolah Dasar (SD) akan tetap berjalan, terutama lantaran kebanyakan akan menerima dosis kedua.
“Meski tidak ada PTM, siswa yang sudah terjadwal melaksanakan vaksinasi Covid-19 dosis dua tetap dilaksanakan di sekolah,” tutur Bupati Cianjur Herman Suherman, Kamis (10/2/2022).
Menurutnya, target vaksinasi khusus anak usia 6 hingga 11 tahun tetap harus tercapai dalam kondisi apa pun, mengingat jumlah anak tersebut akan menambah 10 persen dari total target vaksinasi dosis kedua secara keseluruhan di Kabupaten Cianjur.
Selain itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, dr. Irvan Nur Faizy mengatakan, vaksinasi anak tetap harus berjalan walaupun tidak ada PTM di sekolah.
“Nanti puskesmas dan Disdikpora berkordinasi mengenai tempat pelaksanaan, apakah tetap di sekolah atau di puskesmas saja,” terangnya.
Pihaknya berharap para orang tua jangan terhalang dengan tidak adanya PTM, karena pemerintah tetap melaksanakan vaksinasi.
“Silakan bagi yang akan vaksinasi dosis kedua bisa ke sekolah atau ke puskesmas,” tandasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online
-
Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba