SuaraJabar.id - Tim Pengawas Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi atau Disnakertrans Provinsi Jawa Barat telah melakukan penelusuran kasus kecelakaan kerja Giri Pamungkas, Senin (14/2/2022). Mereka kemudian mendesak agar PT HRI memperkerjakan kembali buruh asal Karawang itu.
Sebagaimana laporan tim pengawas yang disampaikan Kepala Disnakertrans Jawa Barat, Taufik Rachmat Garsadi, Giri Pamungkas terkonfirmasi mengalami kecelakaan kerja pada tanggal 18 Agustus 2020.
Saat itu Giri bekerja dengan status PKWT (kontrak) periode 1 Juli - 31 Desember 2020. Setelah kecelakaan korban tetap dipekerjakan sampai dengan berakhirnya masa kontrak tapi perjanjian kerja tidak dilanjutkan atau diputus.
Secara lisan, pihak perusahaan kemudian berjanji akan mempekerjakan kembali Giri Pamungkas. Namun, hingga kini hal itu tidak terlaksana.
Baca Juga: Survei SMRC: Sama-sama di Atas, Elektabilitas PDIP dan Gerindra Relatif Seimbang di Jawa Barat
"Berdasarkan moral dan kemanusiaan, agar perusahaan dapat mempekerjakan kembali Giri Pamungkas terutama ini termasuk tenaga kerja penyandang disabilitas sehingga perusahaan wajib merekrut sesuai aturan," disampaikan Rachmat.
Terkait norma hubungan kerja dinilai tidak ada masalah yang sifatnya normatif. Norma Jamsostek pun sudah dipenuhi di antaranya kepesertaan, laporan kecelakaan serta mengurus secara medis dan santunan.
"Terkait dengan Norma K3, perusahaan agar menyampaikan data-data terkait dengan pelaksanaan K3 ke Kantor Pengawas Ketenagakerjaan diantaranya SK P2K3, Ahli K3, Surat Keterangan K3 PTP yang menjadi sumber kecelakaan dan laporan P2K3 paling lambat hari Kamis tanggal 17 Februari 2022," katanya.
Sebelumnya, Giri Pamungkas membuat pengakuan mengejutkan yang kemudian viral di media sosial.
Ia mengaku di-PHK oleh perusahaan tempatnya bekerja usai mengalami kecelakaan di tempat kerja yang menyebabkan empat jari tangannya putus.
Baca Juga: Viral Penjual Cimol Cosplay Pakai Kostum Pilot, Warganet: Kreatif Tanpa Batas
Giri mengaku insiden hilangnya empat jari tangan kanannya itu terjadi ketika ia bekerja di PT HRI. Ia mengalami cacat seumur hidup akibat akibat insiden tersebut.
Berita Terkait
-
7 Fakta Menarik Masjid Al Jabbar, Disebut Dibangun Dengan Utang Rp3,4 Triliun
-
Said Iqbal Imbau DPR dan Pemerintah Bentuk Satgas PHK, Antisipasi Badai PHK Buruh Imbas Tarif Trump
-
KSPI Sebut Badai PHK Gelombang kedua Berpotensi Terjadi, 50 Ribu Buruh Terancam
-
Perang Tarif AS Dimulai, Indonesia Terancam Jadi Tempat Sampah Produk Impor?
-
Tarif Trump 32 Persen Ancam Industri Padat Karya, Jutaan Pekerja Bakal Terdampak PHK?
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar