SuaraJabar.id - Gaji astronot tak banyak yang mengetahui. Astronot adalah salah satu profesi yang banyak diucapkan anak-anak saat ditanya tentang cita-cita mereka.
Profesi ini memang cukup unik karena memiliki misi khusus ke luar angkasa.
Faktanya, hanya sedikit sekali orang yang dapat dan berkesempatan menggeluti profesi ini.
Sebagian besar astronot adalah pilot militer terpilih, misal astronot Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional (NASA) di Amerika Serikat.
Selain Angkatan Udara, pilot Angkatan Laut, pilot Korps Marinir juga akan memilih orang-orang biasa dari beberapa ilmuwan hebat untuk menjadi astronot.
Syarat menjadi astronot memang berat. Anda harus punya kualitas fisik dan psikologis yang di atas rata-rata.
Sejauh ini astronot lebih banyak didominasi dari sejumlah negara seperti Amerika, Rusia, China dan Jepang yang notabene memiliki SDM unggul.
Kualifikasinya pun sangat tinggi, apakah gaji astronot juga selangit? Yuk simak artikel berikut ini.
Pengertian Astronot
Baca Juga: Cara Buat 'The Picture NASA Took on My Birthday' yang Viral di TikTok, Ternyata Gampang Banget!
Astronot merupakan sebutan untuk orang yang sudah memenuhi pelatihan penerbangan antariksa untuk memimpin, menerbangkan, atau jadi awak pesawat antariksa.
Para astronot pergi ke luar angkasa untuk menjalankan misi tertentu.
Misalnya Sally Ride dengan misi STS-7 di tahun 1983, Edwin Aldrin dengan misi Apollo 8 di tahun 1969, dan sebagainya.
Astronot akan menetap di stasiun luar angkasa internasional (International Space Station) dan mengambil bagian dalam kegiatan eksperimen dan penelitian.
Syarat yang harus dipenuhi untuk menjadi astronot adalah memiliki daya tahan tubuh dan kesehatan serta mampu berbahasa Inggris.
National Aeronautics and Space Administration (NASA) merupakan institusi terbesar yang menaungi pekerjaan ini. Di Jepang, Badan Eksplorasi Luar Angkasa Jepang (JAXA) melakukan rekrutmen astronot.
Seseorang bisa menjadi astronot setelah melewati banyak seleksi dan latihan yang ketat.
Tugas Astronot
Astronot diberi sejumlah tanggungjawab berat untuk memastikan kehidupan di dunia berjalan lancar lewat koneksi teknologi dan lain sebagainya. Berikut ini sejumlah tugas astronot.
- Melakukan kegiatan yang berkaitan dengan eksplorasi ruang angkasa.
- Mengamati dan mendokumentasikan lingkungan tempat tujuan di luar angkasa.
- Mengatur satelit untuk kebutuhan teknologi dan komunikasi seluruh negara di dunia.
- Mengambil beberapa sampel atau benda penting dari sana, untuk dibawa kembali ke bumi kemudian dipelajari.
- Membuat laporan mengenai semua kejadian yang terjadi di ruang angkasa.
Gaji Astronot
Semua astronot AS saat ini berafiliasi dengan NASA. Jika masih ada pangkat militer, upah akan diberikan sesuai dengan kelanjutan militer dan kemudian NASA akan mensubsidi.
Jika astronot adalah kontrak lanjut dari pensiunan militer atau talenta top yang direkrut dari sektor swasta, NASA akan membayar upah subsidi.
Upah para astronot tidak tetap, dan setiap tugas berbeda akan memiliki upah berbeda tergantung dari misi yang mereka emban.
Astronot NASA, upah minimumnya per bulan bisa mencapai 450.000 dolar AS (Rp6,4 miliar) hingga dan tertinggi bisa mencapai 860.000 dolar AS (Rp12 miliar).
Jika astronot datang ke luar angkasa atau stasiun luar angkasa untuk melakukan tugas, gaji rata-rata bisa mencapai 170.000 dolar AS (Rp 2,4 miliar).
Namun risiko melakukan misi ruang angkasa sangat tinggi, mulai dari peluncuran roket ke stasiun ruang angkasa, pemeliharaan, dan tugas lain, risiko hidup sangat kecil maka upahnya tinggi.
Hingga saat ini, hanya ada 400 astronot di seluruh dunia, padahal populasi manusia ada sekitar 7 miliar orang.
Meskipun upah tinggi yang ditawarkan menjadi astronot, para astronot justru tidak mengincar gaji.
Mereka para elit yang terpilih dari penyaringan demi penyaringan, memiliki misi berbeda.
Mereka lebih mementingkan penghargaan serta menghasilkan penelitian ilmiah. Mereka ingin memiliki berkontribusi positif pada perkembangan umum dan kepentingan umat manusia.
Mulia sekali ya kerja seorang astronot. Tak heran jika gaji astronot pun setinggi langit. Bagi mereka kehormatan adalah hadiah terbesar.
Tujuan mereka bukan diri sendiri, melainkan masa depan dan perkembangan seluruh dunia.
Kontributor : Alan Aliarcham
Berita Terkait
-
Roket Astra Gagal di Peluncuran Pertama Bareng NASA
-
NASA akan Luncurkan Pesawat Khusus Pengembalian Sampel Mars pada 2026
-
Mantan Pejabat NASA Bangun Perusahaan Baru Bikin Pos Terdepan Robotik Dekat Bulan
-
Cara Buat 'The Picture NASA Took on My Birthday' yang Viral di TikTok, Ternyata Gampang Banget!
-
NASA: Stasiun Ruang Angkasa Internasional Akan Jatuh ke Bumi Tahun 2031
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Penderita Obesitas Dapat Ikuti Program Penurunan Berat Badan Berbasis Semaglutide, Apa Itu?
-
Kabar Gembira Warga Bogor Barat: Akhir dari Era 'Jalur Neraka' Dimulai dengan Anggaran Rp100 Miliar
-
Hasil Pertemuan Rudy Susmanto dan Pengusaha: Sepakat Hibahkan Lahan, Siap Lobi Dedi Mulyadi
-
Dorong Lapangan Kerja Baru, Pemkab Bogor Buka Ruang Kolaborasi Seluas-luasnya Bagi Swasta
-
5 Spot Trekking Santai di Karawang Buat Healing Sekeluarga