SuaraJabar.id - Ruas Jalan Tol Purbaleunyi yang mengarah ke Jakarta di wilayah hukum Polres Cimahi mengalami kemacetan pada Selasa (22/2/2022) sore.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kemacetan tersebut dipicu adanya aksi untuk rasa yang dilakukan para pengemudi truk. Mereka sempat memblokir jalan tol hingga menyebabkan kemacetan yang cukup parah.
Berdasarkan pantauan Suara.com di Ruas Tol Purbaleunyi KM 125, Cibeber, Kota Cimahi sekitar pukul 18.00 WIB, kemacetan masih terlihat dari arah Bandung menuju Jakarta.
"Yang mereka lakukan ini adalah penutupan di jalan tol. Kita tetap bantu untuk pelaksanaan, tapi jangan mengganggu arus lalu lintas," kata Kepala Bagian Operasi (KBO) Satuan Lalu Lintas Polres Cimahi, Iptu Erin Heriduansyah saat dihubungi.
Dikatakan Erin, aksi para sopir tersebut dilakukan untuk menolak kebijakan pemerintah terkait dengan pelarangan truk over dimension and overloading (ODOL).
"Mereka menolak diberlakukannya odol yakni pengetatan terhadap over dimensi dan over load," ucap Erin.
Menurut Erin, mereka masuk ruas jalan tol secara sembunyi-sembunyi, hingga kemudian bertemu di KM 125, Kota Cimahi. Mereka sempat mencoba melakukan blokir di titik tersebut di jalur A dan B. Mereka kemudian bergerak ke KM 120.
Pihak kepolisian pun turun tangan untuk melakukan pengamanan agar aksi yang dilakukan para sopir truk tersebut tidak sampai menganggu arus lalu lintas untuk pengendara lain.
"Jadi ada dua kali penutupan, di KM 125 sebentar dan bisa dikendalikan. Namun agak la itu di KM 121" ucap Erin.
Baca Juga: Diduga Melebihi Tonase, Truk Pengangkut Kayu Terguling di Jalan Jogja-Wonosari
Informasi terkini pukul 18.50 WIB, arus lalu lintas yang terpantau di KM 125 mulai lancar.
"Alhamdulillah untuk jalur sudah bisa terkendali, lancar. Kendaraan dari Bandung ke Jakarta sudah bisa kembali normal," tandas Erin.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Berita Terkait
-
Lebih Efisien dari BBM, Seberapa Efektif Truk Listrik Kurangi Emisi?
-
Isuzu dan Toyota Kolaborasi Kembangkan Truk Bertenaga Hidrogen Sasar Sektor Logistik
-
Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja
-
Fakta Unik Bupati Tulungagung Gatut Sunu, Nilai 7 Truk Kalah Jauh dari Satu Mobil Mewahnya?
-
Intip Kekayaan Bupati Tulungagung Gatut Sunu yang Kena OTT KPK, Ada 21 Tanah dan 17 Kendaraan
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Tanah Longsor di Sukalarang Renggut 1 Nyawa dan Hancurkan Rumah, Warga Diminta Waspada Musim Hujan
-
Warga Karawang dan Bandung Dominasi Pelamar di Nyari Gawe, Ini Sebarannya!
-
Langgar Aturan BPOM? Penggunaan Visual Bayi di Pionir AMDK Menuai Polemik
-
Viral Chat Tak Pantas Diduga Guru Besar ke Mahasiswi: Minta Foto Bikini hingga Ajak Minum Brandy
-
Penyisiran 3 Kilometer Hingga Jembatan Rancamulya, Tim SAR Temukan Korban Terakhir Ciherang