SuaraJabar.id - Siap-siap, Harga Daging Sapi Diperkirakan Tembus Rp 150 Ribu per Kilogram saat Ramadan
Kepala Dinas Perdagangan dan Industri (Disdagin) Kota Bandung, Elly Wasliah membenarkan adanya kenaikan harga daging potong di Kota Bandung.
"Informasi itu sudah kami dapatkan, bahwa daging sapi potong mulai berkurang ketersediannya dan harganya mulai melejit," kata Elly di Kota Bandung, Kamis (24/2/2022).
Elly mengungkapkan, kenaikan harga daging potong diperkirakan akan terjadi hingga bulan Ramadan bahkan Idul Fitri. Dari kisaran harga normal di angka Rp 110 ribu, di Bulan Ramadan harga daging diperkirakan naik hingga Rp 150 ribu per kilogram.
"Mendekati bulan Ramadan dan Idul Fitri. Hingga Lebaran nanti, harga daging sapi potong diperkirakan mencapai 150 ribu," tandasnya," ungkapnya.
Sementara itu, Seorang Pedagang daging potong di Pasar Kiara Condong, Ai (53) mengatakan hal senada. Harga daging potong di pasar tersebut telah mengalami kenaikan dari pekan lalu.
"Sudah ada satu mingguan, terus katanya rencana akan terus naik harganya. Dan di pasar yangg lainya juga sama harganya naik (untuk daging)," ujar Ai, Kamis (24/2/2022).
Di Pasar Ciwastra, Lili (45) mengungkapkan, harga daging telah menyentuh harga 130 ribu per kilogram. Padahal, harga normal daging potong berada di kisaran Rp 100 ribu hingga Rp 110 ribu per kilogram.
"Sejak Kamis kemarin, harga daging yang bagus itu Rp 130.000 per kilogram. Untuk yang kualitas biasa ada yang Rp 120.000 dan Rp 100.000," ujar Lili.
Baca Juga: Harga Daging Sapi Tembus Rp 160 Ribu per Kilogram, Pedagang Ancam Mogok Jualan
Lili menuturkan, ada informasi bahwa harga daging potong akan kembali naik di Bulan Maret.
"Belum nanti, bulan Maret katanya gatau 3 kali gatau 4 kali ada lagi kenaikkan. Harapannya, mau kembali normal aja kaya dulu lagi ya kita bisa menjual Rp 115.000 gitu minimal jadi terjangkau oleh masyarakat," pungkasnya.
Kontributor : Cesar Yudistira
Berita Terkait
-
Riset Terbaru Ungkap Perilaku Unik Konsumen Mobil Kelas Menengah Atas
-
Hadapi Gejolak Pasar hingga 2027, Investor Diminta Disiplin dan Diversifikasi
-
Bayi 20 Bulan yang Dibunuh Orang Tua di Pasar Kebayoran Lama Kurang Gizi dan Penuh Luka
-
Kapan Awal Puasa 2027? Simak Hitung Mundur dan Jadwal Perkiraannya
-
BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun
-
Tanpa Waktu Istirahat, Maung Bandung Langsung Alihkan Fokus ke Markas Melbourne Victory
-
Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya
-
Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor
-
Persib Bandung Bantai Kalteng FC dan Tempel Ketat Puncak Klasemen