Salah seorang KPM, Oom Komariah (68) lebih memilih membelanjakan uang BPNT di bekas agen karena kualitas barang yang dijual terjamin.
Selain itu, dirinya bisa bebas belanja membeli apa aja kebutuhan yang mendesak dibutuhkannya. Dari total uang Rp 600 ribu yang diterimanya, habis buat berbelanja sembako Rp 300 ribu, sedangkan sisanya buat dibelikan gas, minyak goreng, dan sebagainya.
"Dari dulu saya biasa berbelanja di E-Warung atau agen sekalipun sekarang dibebaskan berbelanja di mana saja, saya memilih belanja ke sini karena berasnya premium, telurnya pun segar," ucapnya.
Warga lainnya, Euis mengaku diarahkan oleh pihak desa untuk membeli sembako di tempat yang sudah ditentukan. Hal itu setelah dirinya mendapatkan uang pencairan BPNT Rp 600 ribu.
Apalagi kalau tidak belanja di sana, infonya akan dicoret dari daftar penerima bantuan untuk periode mendatang.
"Katanya harus beli sembakonya di gedung PGRI, di tempat lain ga boleh, itu arahan dari desa. Kalau gak beli nanti dicoret, dan pas belanja juga harus difoto," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Buka PORPROV XV Jabar 2026, Berharap Lahir Atlet Kelas Dunia
-
KUR Capai Rp264 Triliun, Pemerintah Dorong UMKM Masuk Rantai Pasok Industri
-
Momen Pemakaman Prajurit TNI yang Gugur dalam Operasi Karhutla
-
Kisah Inspiratif Pemuda Tangsi Jaya: Tinggalkan Kota Demi Jadi Petani Kopi di Desa
-
19 Juta Ton Sampah Cemari Laut Indonesia Setiap Tahun
Terpopuler
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
- Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Motif Pembunuhan Wanita di Kos Cigugur Tengah, Pelaku Sakit Hati Diusir
-
Pemkab Bogor Ambil Alih Pengelolaan Masjid At-Ta'awun di Puncak
-
Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri
-
Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan
-
Melebarnya Garis Penyidikan KPK di ATR/BPN, Dari Summarecon ke Kota Baru Parahyangan