SuaraJabar.id - Kunjungan wisatawan ke Taman Air Goa Sunyaragi (BPTAGS) mengalami penurunan hingga 50 persen dibanding bulan sebelumnya setelah Kota Cirebon menerapkan PPKM Level 4.
Dari keterangan Badan Pengelola Taman Air Goa Sunyaragi (BPTAGS), penurunan wisatawan mencapai 50 persen dari bulan sebelumnya.
"Penurunan jumlah kunjungan wisatawan kurang lebih sekitar 50 persen," kata Kepala Bagian Humas BPTAGS Kota Cirebon Eko Ardi Nugraha di Cirebon, Kamis (3/3/2022) dikutip dri Antara.
Ekon mengatakan pada bulan Januari 2022 sebelum penerapan PPKM level 4 jumlah kunjungan wisatawan ke Goa Sunyaragi mencapai 6.552 orang.
Namun setelah diterapkan PPKM level 4 pada bulan Februari 2022 apalagi dengan pembatasan dan rekayasa lalu lintas sistem ganjil-genap hanya 3.848 orang.
Eko melanjutkan BPTAGS juga menyayangkan adanya penerapan aturan ganjil-genap yang dilakukan petugas berwenang terutama akhir pekan, apalagi tidak ada pemberitahuan kepada pengelola tempat wisata.
"Jika akhir pekan (Sabtu-Minggu), bus wisatawan yang datang bisa mencapai lebih dari 10 bus, tapi sejak aturan ganjil-genap hanya dua bus selama dua hari itu," tuturnya.
Bahkan lanjut Eko, banyak travel yang membatalkan kunjungan ke Taman Air Goa Sunyaragi, karena adanya pemberlakuan sistem ganjil-genap.
Eko berharap pihak berwenang bisa mempersilahkan wisatawan ke Kota Cirebon, jika selama sudah mengikuti aturan seperti menjalani vaksin lengkap, dan menerapkan protokol kesehatan.
Baca Juga: Viral Video Aksi Bang Jago di Terminal Harjamukti Cirebon
"Banyak travel agent dan pengunjung yang menghubungi kami untuk membatalkan kunjungan, dikarenakan tidak boleh masuk ke Kota Cirebon," ujarnya.
Bagaimana pun kata Eko, geliat pariwisata harus tetap bertahan, dan tentu mendukung pemerintah dalam penanganan COVID-19 tapi juga harus dipikirkan bagaimana cara pemulihan ekonomi masyarakat.
Berita Terkait
-
Menyambangi Gua Hira, Ruang Sunyi di Puncak Jabal Nur
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Review My Perfect Stranger, Ajak Penonton Renungi Takdir Lewat Time Travel
-
Davina Karamoy Jadi Korban Hanania Grup, DP Haji Plus Senilai 10.000 USD Terancam Raib
-
Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba
-
Kapolda Jabar Beberkan Kronologi Lengkap Detik-Detik Penangkapan Buron Taufik Hidayat
-
Liburan Sekolah Tiba, Bandung Kembali Menjadi Destinasi Favorit Keluarga
-
Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing