SuaraJabar.id - Pembangunan pabrik pengolahan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) PT Al Ma’soem Muamalah Madani di Majalengka, Jawa Barat diharapkan dapat mendorong perekonomian dan menyerap tenaga kerja daerah maupun provinsi setempat.
Hal tersebut diungkapkan Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki peresmian pabrik AMDK tersebut sebagaimana dalam keterangan tertulis, Sabtu (5/3/2022).
"Saya memberikan apresiasi pada Ma'soem Group yang terus melakukan ekspansi usahanya untuk kesejahteraan masyarakat Majalengka, mulai dari penyalur bahan bakar minyak, gas, apotek, lembaga pendidikan, lembaga pembiayaan, hingga bisnis air minum dalam kemasan,” ungkap Teten Masduki dikutip dari Antara.
Teten Masduki optimis konsumsi AMDK tidak berkurang meskipun pandemi karena kebutuhan primer setiap orang.
“Hal ini terlihat dari 87 persen masyarakat mengeluarkan biaya konsumsi AMDK sekitar Rp 300 ribu per bulan,” ucap dia.
Selain itu sebanyak 69 persen masyarakat mengonsumsi AMDK sekitar 51-200 liter per bulan atau setara dengan 1-10 galon per bulan.
Pada tahun 2021 industri AMDK sempat mengalami perlambatan produksi satu persen menjadi 29,4 miliar liter.
“Namun tahun 2022 diproyeksi pertumbuhan 4-5 persen, maka produksi AMDK diperkirakan akan mencapai 30,87 miliar liter," kata MenkopUKM itu.
Dalam kesempatan tersebut Teten Masduki juga mengungkapkan apresiasi penggunaan peralatan teknologi Al Ma’soem Muamalah Madani dengan kapasitas produksi mencapai dua ribu galon dan 200 karton untuk kemasan gelas dalam setiap jam.
Baca Juga: Ampi Golkar Jabar Jodohkan Airlangga Hartarto dengan Ridwan Kamil Maju Pilpres 2024
Ia menginginkan pula pabrik ini masuk dalam rantai pasok nasional sehingga dapat memenuhi permintaan produk skala nasional, serta mendorong kemitraan Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).
Perwakilan Keluarga Besar Ma'soem sekaligus Rektor Universitas Ma'soem, Dadang M Ma'soem, menuturkan salah satu tujuan utama pendirian pabrik tersebut yaitu untuk mengembangkan ekonomi umat.
"Mudah-mudahan kehadiran perusahaan ini dapat mengembangkan ekonomi umat di Majalengka. Memang tujuan utama kami menghadirkan perusahaan AMDK ini untuk mengembangkan ekonomi umat," ujarnya.
Berita Terkait
-
Tak Ada Jalan, Perahu Jadi Andalan Siswa Berangkat Sekolah di Muara Gembong
-
Alarm BMKG! 90% Wilayah Jabar Diprediksi Dilanda Kemarau Kering
-
Jelang Piala AFF 2026, Stadion Pakansari Dipoles Rp8 Miliar untuk Timnas Indonesia
-
Kemarau Mulai Terasa, Debit Ciliwung di Bendungan Katulampa Turun Drastis
-
Promo Aqua Jawa Barat 2026: Cara Ikutan Aqua 100% Untung!
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Ibu Tiri Usia 19 Tahun di Bekasi Siksa Anak Sambungnya Hingga Tewas
-
Pemprov Jabar Resmi Kawinkan 13 SMK Maung dengan Puluhan Industri
-
Ogah Buru-buru Aktifkan SPP SMA/SMK, Dedi Mulyadi Pilih Benahi Pengelolaan Dana BOS
-
Dari Negeri Rantau ke Pesisir Indramayu, Rosyidah Bangun Usaha Olahan Laut Bersama BRI
-
Usai Habisi Yani di Kebun Jati Sagaranten, Pelaku Delon Jampank Sempat Unggah Video Penemuan Mayat