SuaraJabar.id - Tak mampu berjalan sendiri dan mesti dibopong oleh dua orang, seorang lansia bernama Mak Oyoh mendatangi Kantor Pos Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, untuk cairkan uang bantuan sosial (bansos) pada Minggu (6/3/2022).
Mak Oyoh merupakan warga Dusun Cibeureum, RT 29/07 (Pasir Jengkol), Desa Cibadak, Kecamatan Banjarsari. Ia mengaku dirinya tengah sakit, namun tetap harus berangkat ke Kantor Pos untuk mencairkan bansos.
Namun demi mendapatkan uang bansos sebesar Rp 600 ribu, ia rela menahan sakit. Mak Oyoh mengaku meminta bantuan saudara dan tetangganya untuk memapahnya ke Kantor Pos.
“Ya mau gimana lagi. Karena tetap disuruh harus ngambil ke kantor pos sendiri,” katanya Minggu (6/3/2022).
Sebenarnya, Mak Oyoh berharap agar petugas bisa mengantarkan langsung uang bantuan tersebut ke rumahnya.
“Namun pencairannya katanya gak bisa diwakilkan. Padahal kondisi saya seperti ini. Makanya saya minta diantar ke sini,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Pos Banjarsari Rohim ketika dikonfirmasi HR Online, tidak bisa menjawab banyak terkait nenek renta, yang tengah sakit terpaksa pergi sendiri mengambil uang bansos.
“Sebenarnya ini tidak wajib untuk mengambil ke sini. Kami tengah melakukan pendataan home visite setelah selesai pencairan yang lain selesai. Namun ini datang ke sini,” singkatnya.
Baca Juga: Efek Libur Panjang, Kasus Covid-19 di Jawa Barat Bergeser dari Bodebek ke Bandung Raya
Berita Terkait
-
Kawal Data Desil Bermasalah, KWJK Bakal Geruduk Kemensos Selama Sepekan
-
KWJK Temui Mensos Gus Ipul, Kritik Skema Desil bagi Warga Kolong Jembatan dan Rusun
-
Akui Data Bansos Belum Akurat, Mensos Janji Tuntaskan Aduan Warga dalam Sepekan
-
Tercatat Desil 1 tapi PKH Tak Cair, Farida: Saya Tidak Bekerja, Anak Saya Empat
-
Tabuh Panci di Gedung Kemensos, Warga Desil 5-6 Protes Anak Tak Bisa Sekolah Gegara Data Bansos
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Rumah Guru SMAN 1 Tasikmalaya Digeledah KPK, Rentetan dari Kasus Ini
-
Kemarau Panjang, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Krisis Air Bersih
-
KEHATI Dorong Kebijakan Iklim Integrasikan Perlindungan Keanekaragaman Hayati
-
Danny Setiawan, Birokrat Karier yang Menembus Kursi Gubernur Jawa Barat
-
Kabar Duka! Mantan Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan Meninggal Dunia