SuaraJabar.id - Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, turut berduka cita atas wafatnya Guru Besar bidang keahlian Hukum Tata Negara Fakultas Hukum Universitas Parahyangan, Prof. Asep Warlan Yusuf.
“Saya atas nama Pemerintah Kota Bandung mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya Prof. Asep Warlan karena sakit. Semoga diampuni segala dosanya, diterima semua amal ibadahnya,” kata Yana, Selasa (15/3/2022).
Sebelum meninggal dunia, Prof. Asep Warlan dikabarkan telah menjalani perawatan selama satu bulan akibat sakit yang dideritanya. Ia menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung pada usia 61 tahun.
Pria kelahiran Bandung pada 9 Juli 1960 itu studi antara lain S1 Hukum di Universitas Parahyangan pada 1984, lalu Magister di Universitas Padjadjaran pada 1990 dan melanjutkan studi Doktoral di Universitas Indonesia pada 2002. Ia juga tergabung dalam Tim Kebijakan di Pemerintah Kota Bandung periode 2018 hingga 2022.
Asep Warlan dinilai sebagai sosok akademisi yang banyak membantu Pemerintah Kota Bandung lewat kompetensi yang dimilikinya.
“Beliau banyak membantu Pemerintah Kota Bandung. Saya berharap, keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” katanya.
Sebelumnya, kabar duka cita datang dari Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) Bandung. Profesor Asep Warlan Yusuf, dikabarkan tutup usia, Selasa (15/3/2022). Guru besar di bidang hukum itu disebut sempat sakit.
Kabar meninggalnya Asep Warlan beredar luas melalui pesan berantai di sejumlah grup wartawan. Ia disebut sempat menjalani perawatan di RSHS Bandung.
Kepala Kehumasan dan Protokoler Unpar, Magenta Paramita membenarkan kabar wafatnya Asep Warlan.
Baca Juga: Ini yang Bikin Bikers Moge Harley Davidson Penabrak Anak Kembar di Pangandaran Jadi Tersangka
"Benar (meninggal dunia)," katanya saat dikonfirmasi Suara.com melalui pesan singkat.
Kontributor : M Dikdik RA
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Kecelakaan Beruntun di Jalur Bogor-Sukabumi: 5 Orang Luka, Arus Lalu Lintas Sempat Tersendat
-
Pangandaran Diserbu 25 Ribu Kendaraan! Polisi Terapkan Rekayasa di Jalur Emplak
-
Niat Hindari Macet Malah Kena Zonk! Ribuan Pemudik Garut-Bandung Kembali Terjebak Malam Ini
-
Lebaran Singkat, Cuan PKB Meroket: Efek "Promo 10 Persen" Dedi Mulyadi Tembus Rp 18,8 Miliar
-
Diskon 10 Persen Berbuah Manis: Dedi Mulyadi Panen Pajak, Siap "Gaspol" Jalan Bolong