SuaraJabar.id - Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Ciamis mempertimbangkan untuk mengganti pohon trembesi di jalur hijau wilayah perkotaan.
Pasalnya, pohon trembesi yang ada di jalur hijau perkotaan di wilayah mereka banyak yang tumbang hingga mengakibatkan jalan trotoar rusak.
Kepala Bidang Pertamanan dan Kebersihan DPRKPLH Ciamis, Uus mengatakan, saat ini pihaknya sedang mendata jumlah pohon trembesi yang tumbang.
Namun, sebelum melakukan penggantian dan penanaman pohon pengganti trembesi yang tumbang, pihaknya terlebih dahulu akan memperbaiki trotoar yang rusak.
“Kami akan perbaiki trotoar yang rusak akibat pohon trembesi tumbang, sehingga nantinya bisa kembali ditanami pohon. Namun jenis pohonnya kami masih memilih, apakah pohon kemuning atau jenis lain. Pastinya harus jenis pohon yang kuat,” kata Uus, Sabtu (20/3/2022).
Uus mengakui bahwa jalur hijau wilayah Ciamis kota banyak ditanami pohon trembesi sebagai penghijauan. Tetapi akhir-akhir ini sering terjadi hujan dan angin kencang yang menyebabkan tumbangnya pohon trembesi.
Hal itu karena kultur pohon trembesi mudah patah meski pohonnya besar. Pihaknya saat ini sedang melakukan pemangkasan pohon supaya tidak terlalu rimbun.
“Biasanya pohon trembesi banyak sekali dahannya, dan itu yang memicu pohon mudah patah jika diterjang angin kencang. Bahkan sudah beberapa kali pohon trembesi wilayah Ciamis kota yang tumbang,” jelasnya.
Dengan banyaknya pohon trembesi yang tumbang, pihaknya pun akan segera melakukan penggantian pohon yang akarnya kuat.
Baca Juga: Sorotan Peristiwa Kemarin, Ayah Tangkap Sendiri Penculik Putrinya Sampai Viral ODGJ Salat di Trotoar
“Pohon trembesi memiliki akar yang besar, jadi kalau tumbang merusak trotoar. Itu yang akan kita tangani terlebih dahulu, memangkas sisa pohon hingga akarnya, lalu memperbaiki trotoar. Nantinya ada tempat untuk penanaman pohon,” kata Uus.
Karena masih banyak pohon trembesi di jalur hijau wilayah perkotaan Ciamis yang kondisinya membahayakan.
Setelah selesai pemangkasan, pihaknya akan fokus perbaikan dan penanaman. Sebab penghijauan wilayah perkotaan sangat penting untuk menjaga kelestarian lingkungan.
Berita Terkait
-
Awas Macet! Jalur Transjakarta Gatsu Berlaku Mix Traffic hingga November 2026
-
Ajak Demo Turunkan Presiden Lewat TikTok, Wanita di Ciamis Diciduk Polisi
-
Bagaimana "Pamali" Menjadi Cara Masyarakat Kampung Kuta Menjaga Hutan Adat?
-
Densus 88 Tangkap Teroris di Ciamis dan Lampung, Bongkar Propaganda Medsos
-
Tak Hanya Menambah Pohon, Mengapa Kota Perlu Mengelola Ruang Hijau Secara Lebih Cerdas?
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu
-
Bermodus COD, Polisi Sita 1.241 Butir Obat Keras Ilegal di Bekasi
-
BMKG Rilis Imbauan Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Perairan Indonesia, Berlaku 14-17 September
-
Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September
-
14 Tahun Jadi Mantri BRI, Dewi Natalia Bantu Warga Lampung Selatan Lepas dari Rentenir