SuaraJabar.id - Pemerintah Kota Cimahi bakal menggelar pembelajaran tatap muka atau PTM 100 persen mulai Senin (28/3/2022).
Seperti diketahui, saat ini sekolah di Kota Cimahi masih memberlakukan PTM terbatas dengan kapasitas 50 persen.
"Semua jenjang sekolah dibuka kembali untuk PTM 100 persen mulai pekan depan," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Harjono saat dihubungi Suara.com pada Jumat (25/3/2022).
Dikatakan Harjono, pelaksanaan PTM sekolah 100 persen di Kota Cimahi sudah disetujui Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Cimahi dan sudah dituangkan dalam Surat Edaran (SE) Nomor 037/2022 tentang PPKM Level 3 Kota Cimahi.
"Untuk nota dinas PTM 100 persen sudah di-acc Pak Plt Wali Kota. Jadi, kembali PTM 100 persen," ucap Harjono.
Dia menjelaskan, ada sejumlah pertimbangan yang membuat pihaknya memutuskan pelaksanaan PTM kembali dilaksanakan secara penuh. Di antaranya kasus COVID-19 di kalangan siswa yang cenderung melandai.
"Banyak siswa dan guru sudah sembuh, untuk penularan baru di lingkungan sekolah belum terlaporkan," ungkapnya.
Kemudian, kata Harjono, dalam waktu dekat akan digelar agenda ujian sekolah untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK.
"Dengan PTM di sekolah akan sangat membantu siswa menyerap pembelajaran lebih optimal," ucap Harjono.
Baca Juga: Sebanyak 2.249 Siswa Sempat Terpapar COVID-19, DIY Gelar PTM 100 Persen Pekan Depan
Dirinya mengingatkan, protokol kesehatan COVID-19 wajib diterapkan di lingkungan sekolah dan rumah agar kasusnya tidak bertambah lagi. Harjono mengintruksikan agar Satgas Penanganan COVID-19 di sekolah lebih dioptimalkan.
"Sesuai dengan SKB 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi COVID-19 harus diterapkan. Sekolah sudah tahu dan siap," imbuhnya.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Berita Terkait
-
Prabowo ke Siswa Taruna Nusantara: Jangan Hanya Pintar, Harus Jujur dan Cinta Tanah Air!
-
Krisis Air dan Udara Panas di Cimahi: Cerita dari Lapang Rumput yang Hilang
-
Besok Siswa di Jakarta Kembali Masuk Sekolah, Tapi Wajib Pakai Masker
-
Dua Warga Ditangkap Gegara Komentar Pidato Nuklir Prabowo, Amnesty: Negara Kembali Represif
-
Anak Masuk Sekolah Rakyat, Entin Dapat Program Pemberdayaan Kemensos
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun
-
Tanpa Waktu Istirahat, Maung Bandung Langsung Alihkan Fokus ke Markas Melbourne Victory
-
Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya
-
Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor
-
Persib Bandung Bantai Kalteng FC dan Tempel Ketat Puncak Klasemen