SuaraJabar.id - Berbagai cara dilakukan umat Islam di Jawa Barat untuk menyambut bulan suci Ramadhan 1443 Hijriah.
Di Kota Banjar, ratusan umat Islam turun ke jalan melakukan konvoi keliling kota pada Kamis (31/3/2022).
Umat Islam yang turun ke jalan tergabung daam kegiatan Tarhib Ramadhan yang erupakan salah satu bentuk syiar atau dakwah menyambut datangnya bulan suci Ramadhan tahun 1443 H.
Ketua panitia Tarhib Ramadan Muchtar Ghozali menuturkan kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan nilai persaudaran sesama umat Islam.
“Kegiatan seperti ini rutin kami lakukan setiap tahun dalam rangka menyambut bulan penuh ampunan dan barokah,” kata Muchtar Ghozali kepada awak media.
Ia mengingatkan bahwa siapa saja yang menyambut masuknya bulan suci Ramadhan dengan bergembira maka oleh Allah SWT diharamkan jasadnya masuk neraka.
“Bulan Ramadhan ini penuh barokah, ampunan, dan bulan tarbiyah untuk meningkatkan ketakwaan serta keimanan kepada Allah SWT,” terangnya.
Warga Kota Banjar yang mengikuti Tarhib Ramadan tersebut jumlahnya mencapai ratusan. Terdiri dari santri, ormas dan kalangan masyarakat lainnya.
“Pesertanya ada dari pondok pesantren, ormas islam dan lapisan masyarakat yang lainnya. Seperti yang kita lihat tadi para peserta melakukan konvoi untuk mensyiarkan datangnya bulan suci Ramadhan,” tambahnya.
Baca Juga: Catat! Pemkab Purbalingga Pastikan Stok Pangan Aman Selama Ramadhan
Selain itu, Muchtar menegaskan dalam pelaksanaan puasa semua masyarakat harus saling menghargai.
“Kita semua harus saling menghargai, jangan sampai ada warung makan yang buka siang bolong dan menjajakan hidangan,” tuturnya.
Muchtar Ghozali berharap, pelaksanaan puasa pada tahun ini dapat lebih baik serta dapat meningkatkan keimanan umat islam kepada Allah SWT.
Berita Terkait
-
Kasus Pelecehan Seksual di FH UI, BEM Tuntut Transparansi dan Sanksi Tegas
-
Ramadhan Sananta Terancam Tergusur di DPMM FC, Posisinya Digantikan?
-
Menaklukkan Gunung Malabar: Dari Sabana Indah hingga Tanjakan Mematikan
-
Tabung Gas Bocor, Sebuah Lapangan Padel Meledak di Kabupaten Bogor
-
Vonis 8 Tahun Cuma Jalan 4 Tahun, Doni Salmanan Eks Crazy Rich Resmi Bebas Bersyarat!
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Usut Suap Lahan Tapos, KPK Cecar Pejabat MA Soal 'Jual Beli' Mutasi Hakim PN Depok
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi
-
Apes! Begal Bercelurit di Karawang Babak Belur Dihajar Massa Usai Gagal 'Stut' Motor Korban
-
Siap-siap! Mei 2026 Jadi Awal Kemarau Panjang di Sebagian Besar Jawa Barat
-
Siswa SMP yang Dibawa Lari Agya Ditemukan, Polisi Ungkap Peran Driver Ojol dalam Rekaman CCTV