SuaraJabar.id - Pemkot Cimahi mengizinkan warga dari luar daerah untuk mengikuti vaksinasi COVID-19 di berbagai lokasi yang tersedia di Kota Cimahi. Sebab, pelaksanaan vaksinasi kini tidak lagi melihat domisili.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular pada Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Dwihadi Isnalini mengatakan, vaksinasi COVID-19 di Kota Cimahi berlaku bagi warga seluruh Indonesia dari Sabang Sampai Merauke.
"Silahkan warga dari Sabang sampai Merauke untuk divaksin di sini, kita tidak melihat domisili. Jadi misalnya kalau ada warga luar daerah sedang berkunjung ke sini dan belum divaksin, silahkan datang saja," kata Dwihadi kepada Suara.com pada Rabu (6/4/2022).
Dikatakannya, pelayanan vaksinasi COVID-19 di Kota Cimahi bisa diakses di 13 Puskesmas yang membuka pelayanan dari hari Senin-Sabtu pukul 08.00-10.30 WIB. Selain itu, pihaknya bekerjasama dengan unsur Polri juga membuka pelayanan hingga malam hari.
Dwihadi menjelaskan, upaya-upaya tersebut dilakukan untuk mempercepat proses vaksinasi COVID-19 khususnya dosis lanjutan atau booster. Pemkot Cimahi sendiri diberikan mandat hingga 17 April mendatang cakupan vaksinasi booster harus mencapai 30 persen.
"Kita berusaha mencapai target yang diinginkan pusat bahwa sebelum 17 April sebelum mudik sudah mencapai 30 persen yang tervaksinasi. Cimahi sudah 23 persen lebih," ungkap Dwihadi.
Diakui Dwihadi, sejak ditetapkan menjadi syarat mudik lebaran tahun ini, permintaan vaksinasi booster di Kota Cimahi mulai mengalami peningkatan. Ia berharap antusiasme masyarakat untuk melakukan vaksinasi terus bertambah.
"Memang permintaan sudah mulai banyak untuk dilakukan booster untuk syarat mudik," ucapnya.
Untuk ketersediaan dosis vaksin COVID-19, dipastikan aman. Selain stok yang ada di gudang vaksin, ketersediaannya juga dibantu oleh Polres Cimahi. Apabila stok menipis, pihaknya akan mengajukan permintaan ke Pemprov Jabar.
Baca Juga: Kepala BPOM Tidak Setuju Vaksin Covid-19 Kedaluwarsa Dibuang, Apa Alasannya?
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Habisi Satu Keluarga Termasuk Bayi 8 Bulan di Indramayu, Terdakwa Ririn Dituntut Hukuman Mati
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa