SuaraJabar.id - Seorang gadis berusia 20 tahun tak kunjung pulang semenjak pergi untuk mengikuti salat tarawih berjamaah di musala yang terletak di dekat rumahnya.
Gadis bernama Rafni (20), warga Dusun Tundagan, RT 20/6, Desa Batulawang, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat itu pun dinyatakan hilang secara misterius.
Orang tua korban, Jumadi (52) mengatakan, waktu itu anaknya pergi bersama tetangganya yang lain pergi ke mushola tak jauh dari rumahnya, untuk melaksanakan salat tarawih pada Rabu (6/4/2022) lalu.
Akan tetapi, setelah tarawih selesai, anaknya belum pulang ke rumah. Ditunggu sampai malam hari juga tidak ada dan sampai sekarang belum pulang.
Lebih lanjut Jumadi mengatakan, Rafni ketika akan pulang dari mushola memang sempat bilang sama yang lain, katanya mau mampir dulu ke rumah neneknya. Namun setelah itu remaja perempuan ini tidak ada kabarnya lagi.
“Berangkatnya sama tetangga juga. Cuma katanya sebelum pulang mau mampir ke rumah neneknya, tapi sampai sekarang belum pulang,” kata Jumadi, Jumat (8/3/2022).
Lanjutnya, keluarga sudah berusaha mencari keberadaan Rafni dengan menanyakan ke saudara, tetangga dan teman korban, namun belum membuahkan hasil.
Keluarga, kata Jumadi, tidak menyangka karena sebelum maghrib anaknya masih masak di rumah bersama ibunya. Bahkan, waktu buka puasa juga bareng-bareng sama keluarga.
Selain itu, selama ini yang ia tahu anaknya tidak memiliki masalah, jarang keluar rumah dan kondisinya juga sehat (tidak memiliki gangguan).
“Saya nggak nyangka soalnya waktu mau magrib juga masak bikin comro di rumah. Buka puasa juga bareng. Jadi nggak ada masalah apa-apa,” ujar Jumadi.
Lebih lanjut ia mengatakan, saat pergi anaknya mengenakannya kaos kuning, celana panjang dan membawa mukena.
Kemudian, anak remaja perempuannya juga memiliki ciri-ciri rambut lurus sebahu dan kulit sawo matang.
Saat ini, kata Jumadi, ia sudah melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kepolisian, dan meminta bantuan kepada warga yang lain untuk mencari keberadaan anaknya.
“Kemarin sudah lapor ke Polsek. Sama keluarga dan warga yang lain juga masih melakukan pencarian. Semoga cepat ketemu,” harapnya.
Berita Terkait
-
Bukan Gas Alam, Polisi Selidiki Unsur Pidana di Balik 126 Teror Api Sleman
-
Hari ke-17 Kebakaran Misterius Sleman: Api Muncul 113 Kali, Dua Rumah Tetangga Ikut Terbakar
-
Beda dari UGM, BRIN Ragukan Gas Limbah Ayam Picu Api Misterius di Sleman
-
Terkuak! Ada Retakan Bawah Tanah Sedalam 20 Meter di Balik Teror Api Sleman
-
Jadi Kasus Langka, Peneliti UGM Beberkan Hasil Penelitian Kebakaran Misterius Sleman
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Tiga Tahun Disekap Kekasih di Bandung, Pesan Kabar Baik ke Keluarga Ternyata Akal-akalan Pelaku
-
Misteri Pesan WA Anonim Ungkap Penyekapan Tragis 3 Tahun di Bandung
-
Hubungi Keluarga Korban via Telepon, Hotman Paris: Jangan Takut, Laporkan Jika Ada Korban Lain
-
Hotman Paris Beri Pendampingan Hukum Gratis untuk Korban Penganiayaan di Bandung
-
Pemeriksaan Perdana Kasus Korupsi Tunjangan DPRD, Wabup Indramayu Syaefudin Diperiksa Kejati Jabar