SuaraJabar.id - Ratusan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kabupaten Bekasi turut serta menggelar aksi demo serentak pada 11 April 2022. Terdapat dua titik yang menjadi tujuan massa yakni Kantor DPRD dan Kantor Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Terpantau aksi demo para mahasiswa didepan Kantor Pemkab berlangsung tertib dengan suara aspirasi mereka menggema di area berkumpulnya para mahasiswa ini.
Namun, dalam momen saat mereka menyuarakan tuntutannya, terdapat sebuah aksi nyleneh nan tak terduga dari salah satu mahasiswi.
Melalui unggahan akun media sosial Instagram @kabarnegri memperlihatkan suasana aksi unjuk rasa para mahasiswa yang diwarnai dengan almamater berwarna biru. "Naik naik naik...," teriak mereka serempak.
Tak berselang lama, mahasiswi yang mengenakan almamater biru dan topi berwarna putih benar-benar nekat menaiki pagar Kantor Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Sembari menenteng toa ditangannya, mahasiswi itu menaiki pagar dengan gagah dan berusaha berpegang pada sela sela pagar. Ketika sampai diatas mahasiswi dengan rambut dikucir kuda itu kemudian ikut berteriak mengemukakan pendapatnya menggunakan toa yang ia pegang ditangan kanan sementara tangan kirinya berusaha menumpu tubuh dari pagar.
Pemandangan aksi mahasiswi ini sontak menjadi sorotan banyak pihak utamanya para warganet yang melihat unggahan tersebut. Sayangnya sejumlah warganet malah memberikan komentar nyinyir.
"Manjat biar masuk fyp," komen akun @idham***.
"Biar apa sih begitu manjat manjat? Kalau manjat minyak jadi gampang gitu? Kuliah kalau kebanyakan cabut gini," tambah akun @dhabo***.
Baca Juga: Ade Armando Babak Belur Dikeroyok Sekelompok Orang Saat Demo di Depan Gedung DPR
"Beban orangtua," sindir akun @jhons***.
"Kenapa harus perempuan yang manjat," tanya akun @lamay***.
Aksi unjuk rasa serempak yang dilakukan mahasiswa se Indonesia hari ini Senin ( 11/4 ) diikuti oleh ribuan mahasiswa di sejumlah daerah. Video mahasiswi manjat pagar kantor Pemkab Bekasi, klik di sini
Kontributor : Ririn Septiyani
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bandung, Sukabumi dan Purwakarta Jumat 27 Februari 2026
-
Dedi Mulyadi Semprot Aturan Sampah: Izin PLTSa 6 Tahun Baru Kelar, Tapi Rakyat Mau Dipidana
-
GBLA Membara! Persib Bandung Pesta 5 Gol Tanpa Balas, Madura United Tak Berdaya
-
Lapis Hukum Ganda Menanti Ibu Tiri TR: Setelah Pidana, Disusul Administrasi Kepegawaian Kemenag
-
Kontroversi Ibu Tiri Tersangka Kematian NS yang Masih Jadi Pegawai Kemenag di Sukabumi