SuaraJabar.id - Polisi memburu pelaku yang diduga membuang bayi di Kampung Nyangkokot, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Kapolsek Sukabumi Enita Dwi mengatakan, pelaku yang belum diketahui identitasnya tersebut meninggalkan bayi di teras salah seorang rumah warga pada Senin (11/4/2022).
"Diduga bayi laki-laki yang baru lahir beberapa jam tersebut sengaja ditelantarkan atau dibuang oleh orang tuanya dengan cara disimpan dalam di teras rumah warga di RT 02, RW 12, Desa Perbawati, Kecamatan Sukabumi," kata Enita Dwi dikutip dari Antara.
Menurut Enita, temuan bayi yang baru tiga jam dilahirkan tersebut pertama kali dilaporkan oleh seorang warga yang mendengar ada tangisan dan setelah dilihat ternyata terdapat bayi yang terbungkus oleh kain handuk.
Diduga bayi itu sengaja ditinggalkan oleh orang tuanya yang tidak bertanggung jawab. Sontak penemuan bayi ini membuat heboh masyarakat sekitar dan warga pun melaporkannya kepada petugas Polsek Sukabumi yang langsung menindak lanjuti dengan mendatangi lokasi temuan.
Khawatir dengan kondisi kesehatan bayi, apalagi tubuhnya hanya di balut seadanya dengan handuk berwarna putih, akhirnya petugas memutuskan membawanya ke RSUD Syamsudin SH untuk dirawat.
"Kuat dugaan bayi tersebut merupakan hasil hubungan gelap orang tuanya dan sengaja ditelantarkan dengan cara membuangnya ke rumah warga di Kampung Nyangkokot," tambahnya.
Enita mengatakan hingga saat ini pihaknya masih memburu pelaku yang telah menelantarkan bayi itu dan kasus ini sudah masuk dalam tahap penyelidikan serta beberapa saksi pun sudah dimintai keterangan untuk mengungkap kasus penelantaran itu.
Berita Terkait
-
6 Parfum Wangi Bayi di Indomaret yang Beri Kesan Segar dan Muda
-
Respon Keras Menteri PPPA soal Orang Tua Jual Bayi di Medsos: Anak Bukan Komoditas!
-
Geger di Haji Nawi! Jasad Bayi Usia Sehari Dibuang di Tong Sampah, Dibungkus Tas Kertas
-
Polisi Ungkap Jaringan TPPO Jual Beli Bayi Lintas Daerah, Beroperasi dari Jakarta hingga Papua
-
Generasi Sigma 2026: Anak Bayi yang Sudah Ditunggu Algoritma
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kunjungi Ponpes Fathul Ma'ani, Momen Kaesang Pangarep Main Kuis dengan Santri
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bandung, Sukabumi dan Purwakarta Jumat 27 Februari 2026
-
Dedi Mulyadi Semprot Aturan Sampah: Izin PLTSa 6 Tahun Baru Kelar, Tapi Rakyat Mau Dipidana
-
GBLA Membara! Persib Bandung Pesta 5 Gol Tanpa Balas, Madura United Tak Berdaya
-
Lapis Hukum Ganda Menanti Ibu Tiri TR: Setelah Pidana, Disusul Administrasi Kepegawaian Kemenag