SuaraJabar.id - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku agenda yang ia miliki di minggu ini sangat padat.
Hal tersebut membuat pelantikan Pelaksana tugas atau Plt Wali Kota Bandung Yana Mulyana menjadi Wali Kota Bandung Definitif harus ditunda setidaknya hingga minggu depan.
"Iya saya sudah ini (menerima surat Kemendagri), mungkin tidak di minggu ini ya (Pelantikan Yana Mulyana)," ujar Ridwan Kamil, Selasa (12/4/2022).
Pekan ini kata Ridwan Kamil, akan mendampingi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang akan melakukan kunjungan kerja pada hari Kamis mendatang.
"Karena padat sekali, ada Pak Jokowi besok dan mungkin paling cepat minggu depan (pelantikan)," lanjutnya.
Diberitakan sebelumnya, Proses pelantikan Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana akhirnya menemui titik terang. Hal tersebut tertuang pada surat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dengan nomor 131.32/2611/OTDA yang ditandatangani langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
Berdasarkan salinan surat tersebut, Tito Karnavian menginstruksikan agar Gubernur Jawa Barat, M. Ridwan Kamil segera melantik Yana Mulyana mejadi Wali Kota Bandung Definitif di sisa masa jabatannya hingga tahun 2023 mendatang.
“Melaksanakan Pelantikan terhadap Sdr. H. Yana Mulyana sebagai Wali Kota Bandung Sisa Masa Jabatan Tahun 2018-2023 sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” sebagaimana tertuang dalam surat tersebut.
Selain itu, dalam surat tersebut Kemendagri menginstruksikan Pemprov Jabar untuk menyampaikan laporan dan berita acara pelantikan kepada Menteri Dalam Negeri c. q Direktur Jenderal Otonomi Daerah.
Surat tersebut ditandatangi langsung oleh Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik di Jakarta, 11 April 2022 yang dibubuhi cap basah.
Berita Terkait
-
Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR
-
Mendagri Ungkap Penyebab Antrean BBM di Kalbar, Panic Buying Gegara Hal Ini
-
Ridwan Kamil Sampaikan Maaf di Momen Lebaran, Doakan Penyebar Hoaks Mendapat Hidayah
-
Kasatgas PRR: Rehabilitasi Pascabencana Tetap Prioritas, Kehadiran Presiden Jadi Bukti
-
Presiden Prabowo Apresiasi Progres Signifikan Pemulihan Pascabencana Sumatera
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Kecelakaan Beruntun di Jalur Bogor-Sukabumi: 5 Orang Luka, Arus Lalu Lintas Sempat Tersendat
-
Pangandaran Diserbu 25 Ribu Kendaraan! Polisi Terapkan Rekayasa di Jalur Emplak
-
Niat Hindari Macet Malah Kena Zonk! Ribuan Pemudik Garut-Bandung Kembali Terjebak Malam Ini
-
Lebaran Singkat, Cuan PKB Meroket: Efek "Promo 10 Persen" Dedi Mulyadi Tembus Rp 18,8 Miliar
-
Diskon 10 Persen Berbuah Manis: Dedi Mulyadi Panen Pajak, Siap "Gaspol" Jalan Bolong