SuaraJabar.id - Keterisian atau okupansi kamar hotel di Kota Bandung pada pekan kedua Ramadhan ini rata-rata sudah mencapai 50 persen.
Kepala Disbudpar Kota Bandung Dewi Kenny Kaniasari mengatakan, kenaikan tingkat okupansi hotel di Kota Bandung meningkat karena mobilitas masyarakat yang mulai longgar setelah pandemi COVID-19.
“Saya dapat info okupansi sudah 50 persen untuk beberapa hotel besar. Hotel berbintang terutama," ujarnya, Kamis (14/4/2022) dikutip dari Antara.
Dengan fenomena tersebut, Kenny memprediksi tingkat okupansi hotel akan kembali meningkat pada menjelang Idul Fitri atau setelahnya, karena banyak pemudik pulang ke Kota Bandung.
"Apalagi nanti di akhir bulan Ramadhan, orang-orang melakukan mudik dan masuk ke Kota Bandung, itu pasti lebih banyak lagi pengunjung," katanya.
Untuk itu, Kenny bakal berkoordinasi dengan sejumlah pihak termasuk Satuan Tugas Penanganan COVID-19 guna memastikan pengunjung atau pemilik hotel dapat menerapkan aturan protokol kesehatan.
"Terutama untuk pengawasan, karena masih ada pembatasan kapasitas. Jadi tugas kami hanya memonitor saja nanti,” kata dia.
Meski mobilitas masyarakat di Kota Bandung sudah tinggi, Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Bandung mencatat angka kasus aktif COVID-19 sebanyak 372 orang atau menurun dibandingkan dengan awal April 2022 yang di atas 1.000 orang.
Sementara itu, tingkat vaksinasi dosis ketiga di Kota Bandung saat ini sudah mencapai 27 persen dari 1,9 juta warga yang menjadi sasaran vaksinasi.
Baca Juga: Profil Ardi Idrus, Pemain yang Tinggalkan Persib Bandung Demi Tantangan Baru
Berita Terkait
-
Menaker Melepas Mudik Gratis Pelaku Usaha Warmindo
-
Bolehkah Sholat Ied Idulfitri Sendirian di Rumah? Ini Hukum dan Kondisi yang Membolehkan
-
Update Arus Mudik H-3 Lebaran 2026: Tol Kalikangkung Tembus 3.000 Kendaraan per Jam
-
Ironi Lebaran, Larangan Operasional Truk Justru Buat Buruh Gudang Nganggur
-
Warga Jakarta yang Mudik Bisa Titip Kendaraan Gratis di Kantor Lurah Hingga Wali Kota
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
Terkini
-
14 Hari Menantang Aspal: Kisah Pilu Saeful Nekat Jalan Kaki Cikarang-Kebumen Usai Uang Mudik Dicopet
-
Waspada Jalur Gelap! Wagub Jabar Kecewa Perbaikan Lampu Jalan di Sumedang Molor di Tengah Arus Mudik
-
Kritis tapi Santun: Sosok Andrie Yunus, Aktivis Kontras Korban Air Keras di Mata Sang Guru SMA
-
Jalur Merah Pasir Angin: Celurit Tertinggal Saat Begal Rampas Motor Pemudik Jakarta di Sukabumi
-
Kolaborasi Nyata Dunia Usaha-Pemerintah, Kompak Santuni Anak Yatim di Sukadiri