SuaraJabar.id - Jadwal imsak Bandung hari ini, Sabtu 16 April 2022 atau 14 Ramadhan 1443 Hijriah berdasarkan laman resmi Kementerian Agama Islam RI adalah pukul 04.25 WIB.
Berikut jadwal imsak Bandung beserta waktu salat untuk hari ini.
Imsak: 04.25 WIB
Subuh: 04.35 WIB
Terbit: 05.44 WIB
Duha: 06.15 WIB
Zuhur: 11.53 WIB
Ashar: 15.12 WIB
Magrib:17.55 WIB
Isya: 19.01 WIB
Selama bulan suci Ramadhan, ada baiknya kita menambah ibadah dan doa. Salah satu doa yang bisa diamalkan adalah doa pagi dan sore Rasulullah Muhammad SAW.
Pagi dan sore menjadi momentum yang baik untuk memohon kemaslahatan dan meminta perlindungan Allah SWT untuk 12 jam ke depan. Perawi hadits yaitu Imam Muslim, Abu Dawud, At-Turmudzi mencatat doa yang dibaca oleh Rasulullah SAW di pagi dan sore hari.
Dikutip dari Islam.NU.or.id, Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar, [Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H], halaman 64-66 mengutip sejumlah perawi tersebut perihal doa pagi dan sore hari sebagai berikut:
1. Doa perlindungan dari ciptaan-Nya (dibaca 3 kali):
A‘dzu bi kalimtillhit tmmti min syarri m khalaq.
Artinya, “Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan ciptaan-Nya,” (HR Muslim dan Ibnu Sinni).
Baca Juga: Jadwal Imsak Banyuwangi Sabtu 16 April 2022, Lengkap dengan Jadwal Sholat
2. Doa perlindungan dari nafsu, setan, dan sekutunya:
Allhumma fthiras smwti wal ardhi, ‘limal ghaibi was syahdah, rabba kulli syai’in wa malkah, asyhadi an l ilha ill anta. A‘dzu bika min syarri nafs wa syarris syathni wa syirkih.
Artinya, “Tuhanku, pencipta langit dan bumi, yang mengetahui hal yang ghaib dan nyata, tuhan dan penguasa segala sesuatu. Aku bersaksi tiada tuhan selain Kau. Aku berlindung kepada-Mua dari kejahatan nafsuku, kejahatan setan dan sekutunya,” (HR Abu Dawud dan At-Turmudzi).
3. Doa agar terhindar dari mudharat (dibaca 3 kali):
Bismillhil ladz l yadhurru ma‘as mih syai’un fil ardhi wa l fis sam’i wa huas sam‘ul ‘alm.
Artinya, “Dengan nama Allah, Zat yang apa pun di bumi dan di langit tidak mudharat dengan asma-Nya. Dia mahadengar dan mahatahu,” (HR Abu Dawud dan At-Turmudzi).
Berita Terkait
-
Bobotoh Tewas Dibacok, Pengamat Desak Super League Evaluasi Total: Stop Sementara
-
Persib Sampaikan Duka atas Meninggalnya Bobotoh di Bogor Usai Laga Melawan Garudayaksa
-
Penjelasan Polisi Soal Remaja Tewas di Jalan Usai Laga Garudayaksa vs Persib
-
Kata-kata Bupati Bogor Begitu Tahu Ada Bobotoh Tewas Habis Nonton di Stadion Pakansari
-
Bobotoh 16 Tahun Tewas Usai Nonton Persib vs Garudayaksa, Begini Kronologisnya
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti
-
Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad
-
Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja
-
Drama Pemadaman 7 Jam di Suryakencana, Tiga Ruko Ludes Dilalap Api
-
Kasus Perundungan Berulang, Anggota DPR Dorong Pembentukan UU Antibullying