SuaraJabar.id - Seorang pemuda di Kota Tasikmalaya tak diam ketika ia dipepet begal pada Selasa (19/4/2022) dini hari lalu. Ia sempat melakukan perlawanan dengan mengarahkan pukulan ke arah para begal.
Namun perlawanan pemuda bernama Aldiansyah Alam (23) yang merupakan warga Cibogor, Kelurahan Sukamanah, Kecamatan Cipedes itu terhenti saat para begal mengeluarkan senjata tajam.
Peristiwa pembegalan itu terjadi di di Jalan Letjen Mashudi. Tepatnya beberapa puluh meter dari Rumah Makan Saung Hera.
Aldiansyah yang sedang mengendarai sepeda motor dipepet dan ditodong senjata tajam. Alhasil uang tunai dan HP miliknya raib digondol begal. Meski sempat melawan, korban tidak bisa berbuat banyak karena kalah jumlah.
Beruntung pelaku gagal membawa kabur motor korban, setelah beberapa pengendara lain melintas. Namun Aldiansyah mengalami luka lebam pada bagian muka.
Aldiansyah mengatakan, kejadian yang menimpa dirinya terjadi pada pukul 02.00 WIB dini hari.
“Awalnya habis main dari rumah teman, terus mau pulang ke rumah, pas di Jalan Letjen Mashudi jalur dua, tiba-tiba ada motor di belakang dan langsung diberhentiin,” katanya, Selasa (19/4/2022).
Pelaku saat itu memaksa Aldiansyah untuk berhenti, selain itu pelaku juga meminta tas yang dibawa Aldiansyah.
“Kata si begalnya gini, berhenti-berhenti tas ke sinikan, saya gak langsung ngasih tas, sempat melawan malahan nonjok dulu begalnya, terus begalnya malik nonjok dan langsung ngeluarin pisau ditodongkan ke leher,” katanya.
Baca Juga: Petinju Peraih Medali Perak Olimpiade Athena 2004 Jadi Korban Begal
Khawatir dengan keselamatan dirinya lantaran ditodong pisau, Aldiansyah akhirnya pasrah dan tak lagi melawan begal tersebut.
“Pas ditodong pisau itu dari sana pasrah, saya kasih tasnya, di dalam tas isinya ada uang Rp 1,8 juta lebih dan HP,” ucapnya.
Dari sana, Aldiansyah berusaha untuk pulang meski dengan wajah babak belur akibat saling tonjok dengan begal.
“Pas sudah dipukul dan uang serta HP diambil, saya memaksakan diri pulang sambil mulut berdarah. Pokoknya sudah hampir mau pingsan, tapi tetap maksa pulang ke rumah saudara,” jelasnya.
Aldiansyah awalnya tidak curiga saat ada motor yang membuntutinya dari jauh. Jumlah begal yang merampoknya ada 3 orang menggunakan 2 sepeda motor matic.
“Tidak curiga dari awal ada yang membuntuti dari jauh. Soalnya langsung tiba-tiba ada di belakang, begalnya 3 orang memakai 2 sepeda motor matic. Perawakan begalnya tinggi pakai masker. Udah lapora ke Polisi Polsek Tamansari dan kasusnya sedang ditangani,” katanya.
Berita Terkait
-
Tunda Nyicil Scoopy Baru, Yamaha Grand Filano Bekas Lebih Murah, Mending Mana?
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Harga Seken Setengahnya BeAT Baru: Mending Yamaha Fino atau Honda Genio untuk Pelajar?
-
Rincian Biaya Full Tank 7 Skutik Honda di Kala Pertamax Meroket, Paling Murah Rp60 Ribuan
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Rekomendasi Produk Philips Terbaik Sepanjang Masa Berdasarkan Kategori
-
Hadiah Sayembara Rp250 Juta Tak Jadi untuk Penangkap, KDM Alihkan untuk Masa Depan Korban
-
Ibadah Dibubarkan Paksa di Bandung, Sajajar Desak KDM Bertindak Tegas!
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi