- Balai Besar TN Gunung Gede Pangrango mencatat kebakaran di Kawah Wadon mencapai 5,8 hektare hingga Jumat, 14 Agustus 2026.
- Petugas gabungan dan posko pengendalian mendirikan sekat bakar serta mengerahkan 27 personel tambahan untuk memadamkan api.
- Puluhan relawan turun gunung karena kecewa atas kurangnya dukungan balai nasional serta perbedaan klaim kondisi kebakaran.
SuaraJabar.id - Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) mencatat luas lahan terdampak kebakaran di kawasan Kawah Wadon, Gunung Gede, diperkirakan mencapai 5,8 hektare.
Upaya pemadaman dan penyisiran masih dilakukan petugas gabungan bersama relawan dari berbagai daerah.
Humas BBTNGGP Agus Deni mengatakan, hingga Jumat (14/8/2026), proses penanganan kebakaran masih berlangsung. Posko Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) juga telah didirikan di jalur pendakian sebagai pusat komando dan logistik.
"Upaya pemadaman masih dilakukan petugas gabungan dan relawan. Bahkan, 27 personel dari tim gabungan kembali diberangkatkan untuk memperkuat upaya penanganan dan pemantauan kebakaran," kata Agus.
Menurut dia, pendirian posko tersebut bertujuan memperkuat koordinasi, komunikasi, serta pendataan selama proses penanganan kebakaran. Petugas juga melibatkan masyarakat yang berada di sekitar kaki Gunung Gede.
BBTNGGP mencatat luas area terdampak kebakaran, khususnya di Kawah Wadon, mencapai sekitar 5,8 hektare. Dalam pemantauan terbaru, petugas menemukan titik baru yang belum dapat dijangkau karena kondisi medan yang sulit.
Titik tersebut berada di area yang cukup terisolasi sehingga potensi api menjalar dinilai relatif kecil. Meski demikian, petugas gabungan dan relawan memasang sekat bakar selebar sekitar dua meter di sekitar lokasi dan area terdampak untuk mengantisipasi perluasan kebakaran.
Selain itu, penanganan diperkuat melalui peningkatan koordinasi, penambahan personel, serta pemenuhan kebutuhan logistik bagi tim yang berada di lapangan.
“Secara umum hasil pemantauan menunjukkan perkembangan kondisi yang semakin membaik. Namun, penyisiran kembali dilakukan untuk memastikan area di sekitar titik bara benar-benar padam,” ujar Agus.
Baca Juga: Tragedi Kebakaran di Sukabumi, Tewaskan 3 Bocah Bersaudara
Relawan Kecewa
Di sisi lain, puluhan relawan dilaporkan turun dari kawasan Kawah Wadon Gunung Gede. Mereka mengaku kecewa karena merasa kurang mendapat dukungan dari pihak taman nasional selama membantu upaya pemadaman.
Kekecewaan relawan juga dipicu oleh pernyataan bahwa kondisi kebakaran di Kawah Wadon telah kondusif. Menurut mereka, masih ditemukan sejumlah titik api di kawasan tersebut.
Salah seorang relawan, Niko Rastagil, mengatakan para relawan telah berjibaku membantu penanganan kebakaran selama sekitar delapan hari.
“Banyak pernyataan dan tanggapan dari petugas balai yang memperlambat para relawan untuk melakukan penanganan, terlebih tidak ada perhatian terhadap relawan yang bekerja sejak delapan hari terakhir,” kata Niko.
Meski demikian, proses penanganan kebakaran hingga kini masih terus dilakukan oleh petugas gabungan dan relawan untuk mencegah api kembali meluas. [ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
Pilihan
-
Reshuffle Kabinet: 'Orang Jokowi' Tersingkir, Sugiono Disebut Rangkap Jadi Menko PMK
-
Diberhentikan dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo Disebut Bakal Jadi Kepala KSP
-
Listyo Diberhentikan, Suyudi Dilantik Prabowo Siang Ini Jadi Kapolri Baru Usai Disetujui DPR
-
Listyo Sigit Prabowo Segera Diganti, DPR Setujui Komjen Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
Terkini
-
Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata
-
Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor
-
Mobilitas Makin Fleksibel, BRI Infinite Prioritas Tawarkan Ekstra 27.000 GarudaMiles
-
Buntut Skandal Kamar Mewah, Bangunan Fasilitas Khusus di Lapas Cibinong Akhirnya Diratakan
-
Temuan Anyar Sidak DPR di Lapas Cibinong: Ada Bangunan Tanpa Izin dan Krisis Tenaga Kesehatan