SuaraJabar.id - Polisi menangkap empat anggota geng motor XTC yang diduga sebagai pelaku pengeroyokan pelajar SMA di Jalan Ambon, Kota Bandung.
Dari keteranga polisi, empat pelaku berinisial DZ (16), FR (16), AZ (16), dan S alias Aki (36) tersebut ditangkap oleh Tim gabungan Unit Reskrim Polsek Bandung Wetan dan Satreskrim Polrestabes Bandung.
"Pengeroyokan TKP di wilayah Bawet (Bandung Wetan) pada tanggal 22 April 2022, informasi pukul 21.00 WIB, TKP di pertigaan Jalan Ambon dan Jalan Banda," kata Kapolrestabes Bandung, Kombes Aswin Sipayung di Markas Polrestabes Bandung, Rabu (28/4/2022).
Sebelumnya, beredar video viral yang memperlihatkan sekelompok pengendara motor beratribut XTC mengeroyok seorang warga di Jalan Ambon, Kota Bandung.
Dari video terlihat, beberapa orang dalam konvoi tersebut memukuli korban yang belakangan diketahui sebagai seorang pelajar.
Korban terus dianiaya meski terlihat sudah tersungkur ke tanah.
Korban diduga menjadi sasaran pengeroyokan karena dianggap menghalangi konvoi yang dilakukan para anggota XTC.
Dari video sendiri terlihat ada banyak orang yang ikut menganiaya korban. Ashwin mengatakan, pihaknya kini tengah melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku lainnya.
"Nah pelaku lainnnya sesuai dengan berita acara yang sudah ada, sudah kami lakukan pengejaran untuk ditangkap. Jadi untuk pelaku lain nanti akan ada episode berikutnya," tegasnya.
Baca Juga: Nantikan Duet Bareng David da Silva di Lini Depan Persib, Ini Komentar Ciro Alves
Terkait dugaan pelaku menganiaya korban lantaran menghalangi jalan, Ashwin mengatakan saat itu korban tengah menyebrang jalan.
"Saat di lokasi kejadian atau di Jalan Ambon, konvoi kelompok tersebut terhalang oleh korban yang tengah menyebrang. Pengeroyokan pun spontan terjadi," jelas Aswin.
Berita Terkait
-
Foto Wanita Ditemukan Bersama Darah dan Buhul Santet, Korban Muncul di Medsos
-
Bek Persib Bandung Frans Putros Dipanggil Timnas Irak untuk Play-off Piala Dunia 2026
-
Bikin Luka untuk Borneo FC, Adam Alis Minta Maaf
-
Viral! Pria Diteriaki Maling dan Diamuk Ibu-ibu Tanpa Alasan di Eskalator, Kronologi Terungkap
-
Bikin Gaduh Lagi, Si Ibu Sinetron Kini Tuduh Penumpang TransJakarta Antek Bandar Narkoba
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Misteri Blok Kupat Bandung: Gang Sempit yang Menyulap Jutaan Janur Menjadi Cuan Jelang Lebaran
-
14 Hari Menantang Aspal: Kisah Pilu Saeful Nekat Jalan Kaki Cikarang-Kebumen Usai Uang Mudik Dicopet
-
Rekomendasi 5 Hotel di Blitar yang Nyaman dan Pas untuk Libur Lebaran
-
Waspada Jalur Gelap! Wagub Jabar Kecewa Perbaikan Lampu Jalan di Sumedang Molor di Tengah Arus Mudik
-
Kritis tapi Santun: Sosok Andrie Yunus, Aktivis Kontras Korban Air Keras di Mata Sang Guru SMA