Scroll untuk membaca artikel
Chandra Iswinarno
Jum'at, 29 April 2022 | 20:16 WIB
Kondisi Mobil yang Terjun ke Jurang di Jalan Pasirpogor, RT 02/09 Desa Mukapayung Kecamatan Cililin Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jumat (29/4/2022). [Suara.com/Ferrye Bangkit]

Aten pun memutuskan untuk mengambil arah kiri yang dilihatnya seperti rumput berwarna hitam.

"Saya enggak ngantuk, sangat sadar sekali. Tapi saya lihat sebelah kanan kok seperti bekas tanah longsor. Padahal ternyata enggak, lalu saya menghindari agak ke kiri pelan," kata Aten.

Setelah itu, Aten membanting stir kendaraan ke sebelah kanan dan langsung menginjak gas. Bukannya maju, kendaraan minibus tersebut malah jungkir balik ke dasar jurang. Aten yang masih sadar terus mengucap istigfar.

"Pas jungkir terakhir itu kaya terbang, langsung bruk kenceng. Saya denger ada suara air, saya keluar mobil gelap, minta tolong tapi enggak ada orang," terang Aten.

Baca Juga: Kecelakaan Maut di Bandung Barat, Minibus Terjun ke Jurang Cililin, 3 Orang Meninggal Dunia

Tak lama berselang, ia mendengar suara tangisan bayi yang ternyata anak bungsunya masih diberikan mukjizat.

Bayi berusia delapan bulan bernama Shiza itu masih hidup. Sementara, isti tercinta Rina Andriyanti (38) meninggal dunia beserta kedua anaknya bernama Dikri serta Dilva. 

Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki

Load More