SuaraJabar.id - Polisi telah mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan kendaraan bak terbuka untuk mudik atau berwisata di masa libur Lebaran 2022. Pasalnya, kendaraan bak terbuka seperti truk dan pick up tidak diperuntukan bagi angkutan orang karena tidak memiliki proteksi bagi enumpang jika terjadi kecelakaan.
Seperti yang terjadi di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Truk bak terbuka bernopol F 8661 KM terguling di tanjakan Cisarakan, Desa Buniwangi, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jumat (6/5/22) sekira pukul 10.30 WIB.
Akibatnya, 5 orang terluka dalam kejadian ini, truk yang mengangkut wisatawan itu tak kuat menanjak di Cisarakan.
Dari data yang dihimpun, truk muatan wisatawan ini melaju dari arah Palabuhanratu menuju arah Cikidang. Saat menitip tanjakan Cisarakan, kendaraan diduga tidak kuat, sempat mundur, oleng dan akhirnya terguling.
Tri Bambang salah seorang penumpang bercerita bahwa saat itu jalanan sepi.
"Jadi lagi naik nanjak, gak kuat nanjak kendaraan terus mundur oleng banting ke kiri terguling," ujarnya.
Lebih lanjut Bambang menjelaskan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Jumlah penumpang mengalami luka luka ringan, sementara kendaran rusak bagian samping.
"Luka ringan lima orang, sedang dalam penanganan tim medis," jelasnya.
Kekinian, Kapolres AKBP Dedy Darmawansyah bersama tim satuan tugas lalulintas Polres Sukabumi, tengah melakukan evakuasi kendaraan. Sekitar pukul 11.00 WIB, truk sudah dibawa ke Kantor Polres Sukabumi dengan mobil derek.
Baca Juga: Arus Balik 2022: Polisi Derek Mobil Mogok di Puncak
Akibat peristiwa ini, arus kendaraan dari arah Palabuhanratu dan Cikidang sempat terganggu. Kendaraan diarahkan melalui jalan raya Cimanggu.
Berita Terkait
-
Heboh Rencana Impor 105 Ribu Mobil Pick-Up India Buat Kopdes Merah Putih, Istana Irit Bicara
-
7 Fakta Tragis NS di Sukabumi: Remaja 12 Tahun Meninggal Diduga Korban Kekerasan Ibu Tiri
-
Ibu Tiri Aniaya Anak hingga Tewas, DPR Desak Sistem Perlindungan Diperkuat hingga Level RT/RW
-
Impor Kendaraan India Koperasi Merah Putih Mengancam Nasib Ribuan Buruh Industri Otomotif
-
Targetkan 53 Juta Wisatawan Aman, Askrindo Pastikan Pelancong di Jawa Tengah Terlindungi
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Aksi Dini Hari Bupati Bogor Rudy Susmanto, Pimpin Korve Tambal Lubang Jalur Parung-Kemang
-
Hanya Mengaku Mencubit, ASN BPK Tersangka Penganiaya ART Tak Berkutik Saat Ditahan Polres Bogor
-
Hina Suku Sunda Saat Mabuk, YouTuber Resbob Didakwa Pasal Ujaran Kebencian di PN Bandung
-
Skandal Kematian NS di Sukabumi Makin Rumit! Kuasa Hukum Ibu Tiri TR Curigai Pihak Lain Terlibat
-
Misteri Kematian NS di Sukabumi, Pengacara Mira Widyawati Bongkar Kejanggalan dan Riwayat Kelam