SuaraJabar.id - Tol Jakarta-Cikampek pada hari ini, Minggu (8/5/2022) terpantau padat sejak pagi. Dari informasi yang disampaikan pihak PT Jasa Marga, kepadatan terjadi sejak pukul 07:12 WIB.
"07.12 WIB #Tol_Japek Cikampek KM 72 - KM 70 arah Jakarta PADAT, kepadatan vol lalin. Karawang Barat KM 49 - KM 47 arah Jakarta PADAT, kepadatan di lajur masuk Contraflow," tulis akun PT Jasa Marga.
"07.06 WIB #Tol_Japek Cikarang Pusat KM 38 - Karawang Barat KM 46+800 PADAT, ada pengalihan lalu lintas keluar Karawang Barat dan ada rambu Contraflow di lajur kanan. (Lalu Lintas arah Cikampek DIALIHKAN keluar Karawang Barat),"
Sementara itu, untuk jalan Layang MBZ arah Cikampek juga masih ditutup sementara. Pihak jasa marga menyarankan pengendara untuk mencari jalur alternatif.
"07.15 WIB #Jalan_Layang_MBZ Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) arah Cikampek DITUTUP SEMENTARA, dampak (ONE WAY) Jalur Satu Arah Jakarta, GUNAKAN JALUR ALTERNATIF,"
Di Tol Japek pada pagi ini juga sempat terjadi kecelakaan di KM 37+500 arah ke Jakarta. Kecelakaan dari informasi PT Jasa Marga terjadi pada pukul 05:50 WIB.
"05.50 WIB #Kecelakaan_Japek di Cikarang Pusat KM 37+500 arah Jakarta, Kendaraan Bus terbalik miring di lajur 1/kiri dan bahu jalan dalam penanganan petugas.,"
Sementara itu, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyatakan ada kemungkinan waktu penerapan sistem satu arah (one way) di ruas jalan tol diperpanjang guna mencegah kepadatan arus lalu lintas pada puncak arus balik mudik Lebaran 2022.
Menurut jenderal bintang empat itu, perubahan strategi rekayasa lalu lintas itu dilakukan karena melihat kondisi arus lalu lintas di ruas jalan tol utamanya arus balik ke Jakarta yang mengalami peningkatan signifikan.
Baca Juga: Imbas Sistem Satu Jalur di Tol Japek, Jalan Kalimalang Macet Parah
"Maka ada kemungkinan bahwa akan dilakukan perpanjangan waktu one way," kata Sigit.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Aksi Dini Hari Bupati Bogor Rudy Susmanto, Pimpin Korve Tambal Lubang Jalur Parung-Kemang
-
Hanya Mengaku Mencubit, ASN BPK Tersangka Penganiaya ART Tak Berkutik Saat Ditahan Polres Bogor
-
Hina Suku Sunda Saat Mabuk, YouTuber Resbob Didakwa Pasal Ujaran Kebencian di PN Bandung
-
Skandal Kematian NS di Sukabumi Makin Rumit! Kuasa Hukum Ibu Tiri TR Curigai Pihak Lain Terlibat
-
Misteri Kematian NS di Sukabumi, Pengacara Mira Widyawati Bongkar Kejanggalan dan Riwayat Kelam