SuaraJabar.id - Hujan disertai angin kencang melanda Subang, Jawa Barat pada Senin (9/5/2022) sore. Akibat dari hujan dan angin kencang tersebut, sejumlah kerusakan fasilitas umum terjadi.
Dari unggahan di sosial media, angin kencang dan hujan pada senin sore di Subang menyebabkan tiang pemancar di kawasan Rawabadak, Subang, Jawa Barat sampai patah.
Kondisi tiang pemancar yang patah itu diabadikan oleh kamera amatir warga setempat dan diunggah sejumlah akun di Instagram seperti akun @exploresubang.
"Dampak hujan angin sore ini mengakibatkan patahnya menara pemancar didaerah Rawabadak subang (Senin, 09 Mei 2022)," tulis unggahan akun tersebut.
Selain tiang pemancar, dampak hujan dan angin kencang pada sore ini juga mengakibatkan jebolnya atap bangunan dinas kesehatan Subang yang berlokasi di Jl. Letjen Suprapto No.103, Karanganyar, Kec. Subang, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
"plavon roboh di kantor Disnaker Subang saat hujan deras yang melanda Subang Kota, kejadian ini mengakibatkan beberapa pohon tumbang dan tidak sedikit yang menimpa kendaraan," tulis akun @andreli_48
Kondisi hujan dan angin kencang yang melanda Subang juga mengakibatkan kemacetan terjadi di daerah Dawuan hingga Cicadas, Subang, Jawa Barat.
Dari unggahan kamera amatir warga, tampak sejumlah kendaraan bermotor harus berjibaku di tengah kemacetan di bawah guyuran hujan.
"macet bgt min saya sejam setengah ke kalijati, alhamdulilah dah nyampee, motor udh belibetan dri segala arah jalurnyaa," tulis salah satu akun.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini, Ada Hujan Angin Kencang Senin Sore
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Terorganisir! Polisi Ungkap Peran 13 Perusuh May Day Bandung: Ada Perencana Hingga Peracik Molotov
-
Dedi Mulyadi Targetkan Jalur Puncak II Bisa Digunakan Masyarakat Tahun 2027
-
Kabar Buruk Persib Bandung, Layvin Kurzawa Cedera Hamstring Usai Duel Lawan Persija
-
6 Fakta Wacana Pajak Kendaraan Dihapus di Jabar: Ganti Sistem Jalan Berbayar ala Dedi Mulyadi
-
Kisah Nenek Ikah di Sukabumi, Selamat dari Dentuman Mencekam Saat Hendak Salat Magrib