SuaraJabar.id - Warga Cibeureum, Kota Sukabumi dibuat geger dengan viral video dua bocah Sekolah Dasar (SD) baku pukul di semak-semak salah satu perumahan.
Di video yang berdurasi 29 detik itu, terdapat dua bocah SD yang diduga kelas IV dan VI berkelahi. Diduga aksi baku pukul ini atas perintah dari salah satu rekannya yang SMP.
Video viral bahkan sempat terunggah sebagai konten Youtube meski kemudian saat ini sudah dihapus. Terkait hal ini, Kepala Kepolisian Resor Sukabumi Kota Ajun Komisaris Besar Polisi Sy Zainal Abidin mengatakan pihaknya telah memeriksa 4 orang saksi.
"Kami mendapati informasi tersebut dan polsek mengantar korban dan keluarga korban ke Polres Sukabumi Kota. Sampai saat ini sudah memeriksa kurang lebih empat saksi termasuk orang tua korban," kata Zainal mengutip dari Sukabumi Update--jaringan Suara.com, Rabu (11/5/2022).
"Penyidik masih dalam pengupayaaan penyelidikan terkait dengan perkara tersebut seperti apa, sehingga bisa mendapatkan gambaran utuh mengenai kronologi yang terjadi pada saat itu," tambahnya.
Terkait apakah video viral itu sengaja dilakukan untuk konten Youtube, Komisaris Besar Polisi Sy Zainal Abidin tak mau berasumsi lebih jauh.
Menurutnya saat ini pihaknya fokus pada penanganan masalah utamanya.
"Kita fokus ke pokok permasalahannya dulu, nanti kita kembangkan ke hal-hal yang lain," katanya.
Baca Juga: Diduga Cabuli Bocah SD di Tangsel, Warga Sebut Pelaku Kerap Nonton Film Bokep
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online
-
Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba