SuaraJabar.id - Jalan rusak di lintas Desa Sukajaya, Kecamatan Rajadesa, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat kembali memakan korban. Kali ini, sebuah kendaraan roda empat jenis Feroza terpelosok masuk sawah lantaran kondisi jalan yang rusak parah.
Insiden Feroza terpelosok masuk sawah tersebut akhirnya jadi tontonan warga. Warga menduga, jalan yang rusak kerap kali menjadi penyebab terjadinya kecelakaan. Terlebih bagi pengendara yang tidak tahu medan jalan.
Dudung Abdulah, tokoh masyarakat Desa Sukajaya, Kecamatan Rajadesa, Kabupaten Ciamis, mengatakan, kecelakaan tunggal mobil Feroza terperosok ke sawah terjadi pada saat Lebaran Idul Fitri.
“Kecelakaan tersebut diduga sopir lengah dan dipicu oleh rusaknya jalan yang dilewati. Kondisi jalan dari wilayah Desa Sukaharja menuju Desa Sukajaya, Kecamatan Rajadesa kondisinya sudah rusak parah kerap menimbulkan kecelakaan. Sudah dua kali terjadi mobil terperosok masuk ke sawah,” terang Dudung, Rabu (11/05/2022).
Ia menjelaskan, kerusakan jalan yang sudah berlangsung lama dan tidak kunjung ada perbaikan otomatis akan menjadi pemicu terjadinya kecelakaan.
Meski tidak sampai menimbulkan korban jiwa, namun warga berharap pada tahun 2022 akses jalan Sukajaya-Sukaharja dapat segera diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten Ciamis. Sebab, akses jalan tersebut statusnya sebagai jalan kabupaten.
Dudung menambahkan, pada saat terjadi kecelakaan mobil Feroza terperosok ke sawah, tidak sempat mencatat nomor mobil atau menanyakan siapa pengemudinya.
Namun yang jelas, kata Dudung, terperosoknya mobil Feroza menjadi tontonan warga. Bahkan banyak yang mengabadikan melalui kamera video handphone.
“Ya, sempat menjadi tontonan warga. Meski begitu, warga setempat kompak membantu mengevakuasi mobil dari dalam sawah,” pungkas Dudung.
Baca Juga: Segini Angka Kecelakaan Selama Arus Mudik-Balik Lebaran 2022 di Jatim, Jumlah Korban Mati Ngeri...
Berita Terkait
-
Menikmati Niten dari Jalan Sawah hingga Rimbun Tabebuya yang Mekar
-
Pemerintah Diskon 50% Iuran JKK-JKM untuk Pekerja di Sektor Sampah
-
Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak
-
Pemilik KM Mutiara Sentosa II Diduga Bermasalah, 3 Kali Alami Kecelakaan Kapal
-
Tabrakan Kereta Barang vs Kereta Penumpang 19 Orang Jadi Korban di Kroasia
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga
-
Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar
-
Kecelakaan Tunggal Mobil Suzuki Carry Terjun ke Jurang di Ciamis, Ini Kronologi Lengkapnya
-
Dedi Mulyadi Soroti Sampah Mengendap 32 Tahun di Saluran Air Kota Bandung