SuaraJabar.id - Politisi PDI Perjuangan yang juga Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono angkat bicara soal pencalonan presiden yang ditujukan kepada Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dari sejumlah pihak.
Menurut Ono, siapapun memang boleh mencalonkan diri sebagai presiden, termasuk Ridwan Kamil. Akan tetapi sebagai gubernur, Ridwan Kamil diminta untuk fokus dahulu mengurus provinsi Jawa Barat.
“Kita bisa melihat bahwa pertarungan 2024 kan masih 2 tahun lagi, ya paling tidak saya berharap Gubernur lebih fokus dulu ngurusin Jawa Barat. Karena yang kita lihat saat ini, belum tampak langkah-langkah yang riil untuk membenahi kemiskinan ekstrem di Jawa Barat," kata Ono mengutip dari Kapol.id--jaringan Suara.com, Sabtu (21/5/2022).
"Apalagi ada surat edaran dari Setneg (Sekretariat Negara) bahwa kemiskinan ekstrem di Jawa Barat bertambah dari 5 menjadi 17 kabupaten,”
Diutarakan Ono, Panitia Khusus Laporan Kerja Pertanggungjawaban DPRD Jabar sudah meminta gubernur untuk fokus menangani masalah kemiskinan.
Pansus, menurut Ono, melihat banyak kegiatan atau program yang menjadi prioritas dari gubernur yang belum mencapai target.
“Seperti petani milenial dari target 5.000, informasinya cuma 2.000. Kemudian terkait dengan infrastruktur, infrastruktur yang dibangun cenderung bukan yang bisa mengentaskan kemiskinan. Infrastruktur yang banyak dibuat tidak langsung bisa untuk mengentaskan dan mengurangi kemiskinan di kantong-kantong kemiskinan yang ada di Jawa Barat, seperti alun-alun atau creative centre,” jelas Ono.
Ditegaskan oleh Ono, gubernur harus fokus membantu para Bupati dan Walikota se Jawa Barat guna menyelesaikan permasalahan kemiskinan di Jabar. Terlebih pandemi Covid-19 sudah mulai melandai, dan masyarakat sangat butuh ditumbuhkan perekonomiannya.
Baca Juga: Survei: Pasangan Anies-Ridwan Kamil Bisa Mengalahkan Ganjar-Erick Thohir
Tag
Berita Terkait
-
Survei: Pasangan Anies-Ridwan Kamil Bisa Mengalahkan Ganjar-Erick Thohir
-
Peluang Ganjar dan Ridwan Kamil Jadi Capres Kecil, Pengamat Ungkap Cocoknya Isi Posisi Ini
-
Anies Baswedan Punya Peluang Menang Pilpres 2024 Jika Gandeng Ridwan Kamil atau Sandiaga Uno
-
Anies Menang Pilpres 2024, Jika Ridwan Kamil atau Sandiaga Uno Jadi Wakil Presidennya
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Aksi Dini Hari Bupati Bogor Rudy Susmanto, Pimpin Korve Tambal Lubang Jalur Parung-Kemang
-
Hanya Mengaku Mencubit, ASN BPK Tersangka Penganiaya ART Tak Berkutik Saat Ditahan Polres Bogor
-
Hina Suku Sunda Saat Mabuk, YouTuber Resbob Didakwa Pasal Ujaran Kebencian di PN Bandung
-
Skandal Kematian NS di Sukabumi Makin Rumit! Kuasa Hukum Ibu Tiri TR Curigai Pihak Lain Terlibat
-
Misteri Kematian NS di Sukabumi, Pengacara Mira Widyawati Bongkar Kejanggalan dan Riwayat Kelam