SuaraJabar.id - Atlet asal Kabupaten Bekasi berhasil menyumbang 14 medali Sea Games 2021 Vietnam untuk membantu mengantarkan kontingen Indonesia menduduki peringkat ketiga pada klasemen akhir pesta olahraga terbesar se-Asia Tenggara itu.
Ketua KONI Kabupaten Bekasi Reza Luthfi Hasan engapresiasi capaian prestasi atlet binaannya yang sudah berjuang dengan luar biasa untuk menjaga harga diri Indonesia, Jawa Barat, khususnya Kabupaten Bekasi.
Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk memberikan bonus sebagai bentuk apresiasi bagi atlet berprestasi di ajang tersebut.
"Sudah dikomunikasikan, Pak Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan, DPRD, dan Kadisbudpora Kabupaten Bekasi telah sepakat akan memberikan bonus untuk mereka," katanya.
Baca Juga: 19 Atlet Jakarta Raih Emas di Sea Games Vietnam, KONI DKI Usulkan Semua Peraih Medali Dapat Bonus
Raihan 14 medali itu disumbang pecatur Medina Warda Aulia dan Dewi Ardhiani Citra yang meraih dua emas masing-masing di nomor Rapid putri dan Individual standar putri. Satu emas diraih pedayung Ana Rahayu di nomor kayak 500 meter putri.
Medali perak berhasil disumbang atlet Kabupaten Bekasi melalui Asep Yuldan Sani di nomor silat beregu putra dan Aflah Fadlan Prawira pada renang free style relay 4x100 meter.
Kemudian Rudi Ferbriade pada Triathlon nomor putra, pecatur Susanto Megaranto di nomor kilat beregu, serta Raqiel Az Zahra di cabang olahraga selam pada nomor estafet.
Medali perunggu dipersembahkan Aflah Fadlan Prawira di nomor 400 meter, pesilat Rahmawati di kelas tanding putri, Ana Rahayu nomor 1.000 meter putri, pegolf Randy Arbenata, serta dua perunggu dari Susanto Megaranto di nomor catur kilat perorangan dan Individual Rapid.
"Total tiga medali emas, lima perak, dan enam perunggu dari 16 atlet kami yang memperkuat Indonesia. Jumlah raihan medali tersebut berhasil mencapai target yang diharapkan," katanya [ANTARA]
Baca Juga: Siapa Yeremia Rambitan? Atlet Bulu Tangkis yang Diduga Lecehkan Volunteer SEA Games 2021
Berita Terkait
-
Sandy Walsh Tuntut Main Penuh, Yokohama Marinos Dalam Bahaya, Kok Bisa?
-
Kata AFC dan Media Asing Soal Ole Romeny Pecundangi Striker Inter Milan
-
Sederet Keistimewaan Tristan Gooijer: Pantas Bikin PSSI Kepincut
-
Sepak Terjang Yaman U-17, Bisa Jadi Lawan Terberat Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 2025
-
Ekspor Bisa Turun dan Berujung Badai PHK, Hanif Dhakiri: Tarif AS Alarm Serius, Pemerintah Harus...
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar