SuaraJabar.id - Netizen dibuat geram oleh konten video yang diunggah oleh Kenneth William di akun TikTok miliknya @kenwilboy. Kenneth mengunggah video yang dianggap tak memiliki empati di tengah upaya pencarian putra Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz atau Eril yang terbawa arus di Aaree, Bern, Swiss.
Dari video yang beredar terlihat, Kenneth tengah berada di depan dua buah layar.
Terlihat layar sebelah kiri menampilkan pergerakan trading dan layar sebelah kanan menampilkan gambar yang diduga adalah Sangai Aare.
"Ini lagi jaga lilin buat cari ongkos mau selamatin anaknya Pak Ridwan Kamil di Swiss. Udah ya gw jaga lilin dulu," ujar Kenneth.
Perkataan Kenneth tersebut sontak menuai kecaman. Meskipun Kenneth telah menghapus video itu, sejumlah netizen tetap menyerbu akun Instagram miliknya.
Sadar dirinya kembali menjadi sorotan, Kennet melalui akun Instagram miliknya @kenwillboy membuat unggahan klarifikasi pada Jumat (27/5/2022) malam.
"Saya Mohon Maaf sekali, tolong jangan salah paham, saya buat konten ini untuk menyuarakan agar bantu mencari, bkn bahan bercandaan," tulienya.
Terkait ungkapan jaga lilin, ia mengatakan jika itu adalah istilah trading.
"Maaf ya pa @ridwankamil , saya warga Bandung, saya respect bapa, saya gak ada maksud untuk menjadikan bahan bercandaan tapi banyak yg salah paham," tulisnya lagi.
Baca Juga: Prihatin Anak Ridwan Kamil, Zaskia Adya Mecca Cerita Terseret Arus Sungai
Kenneth sendiri sebelumnya pernah berurusan dengan hukum lantaran membuat konten TikTok yang dinilai menyinggung tempat ibadah umat Islam.
Ia mengaku khilaf atas konten yang menarik perhatian masyarakat tersebut.
"Saya Kenneth William, saya meminta maaf sebesar-besarnya kepada umat Islam dan kepada Persis, dan kepada semua orang yang tersinggung oleh konten saya tersebut di tiktok kemarin, saya berjanji tidak akan mengulanginya lagi," kata Kenneth, saat dihadirkan di Mapolrestabes Bandung, dengan menggunakan baju tahanan, Senin (5/10/2020).
Kenneth yang saat itu berstatus sebagai tahanan, mengaku khilaf atas konten video tiktok yang diunggahnya kemarin. Ia menegaskan tidak ada yang menyuruhnya untuk membuat konten tersebut.
"Saya cuman khilaf, iseng, maaf. Enggak ada (yang nyuruh), sama sekali enggak. Hanya iseng. Padahal saya tuh tidak punya mimpi seperti ini. Saya paham banget saya bersalah dan menyinggung banyak orang. Padahal tuh saya punya mimpi dari dulu, saya pengen suatu saat bisa bukan terkenal dengan cara yang seperti ini tapi dengan yang mengharumkan bangsa," ucapnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Habisi Satu Keluarga Termasuk Bayi 8 Bulan di Indramayu, Terdakwa Ririn Dituntut Hukuman Mati
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa