Scroll untuk membaca artikel
Andi Ahmad S
Senin, 30 Mei 2022 | 23:05 WIB
Bupati Cianjur, Jawa Barat, Herman Suherman.ANTARA POTO. (Ahmad Fikri)

SuaraJabar.id - Bupati Cianjur Herman Suherman, mengungkapkan prihatin dengan adanya pasangan lelaki penyuka sesama jenis terjadi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

"Ketika mendengar kabar itu, saya cukup prihatin, ternyata LGBT terjadi di Cianjur. Adanya kejadian itu kita tidak akan membiarkannya," ucapnya pada wartawan, Senin (30/5/2022).

Penyimpangan seksual tersebut, kata dia, tentunya harus segera ditekan agar tidak semakin meluas dan perbuatan itu tentunua juga dilarang semua ajaran agama.

"Karena itu, Pemkab Cianjur akan segera berkoordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk mencegah penyimpangan seksual semakin banyak," ucapnya.

Baca Juga: 10 Tahun Kerja di Arab Saudi, TKW Cianjur Pulang dengan Kondisi Depresi Berat dan Tak Membawa Uang Sepeser Pun

Selain itu, Herman mengatakan, pihaknya akan turun hingga ke turun hingga ke tinggkat, RT/RW, Desa, hingga Kecamatan.

"Kalau dibiarkan maka akan menular, karena ini penyakit. Makanya kita akan berusaha untuk memutus rantai penyebarannya," kata dia.

Herman mengaku, pihaknya tidak bisa melakukan pembinaan terhadap para pelaku pemyimpangan seksual atau LGBT.

"Kita hanya bertindak mencegah penyebarannya dulu, apabila ada keterbuka baru dari mereka kita akan siapkan rumah pemulihan agar para pelaku tersebut bisa sembuh dari penyimpanganya," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, Masyarakat di Kampung Cariu, Desa Wangunkerta, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur menggerebek pasangan sesama jenis disebuah rumah kontrakan.

Baca Juga: Pasangan Sesama Jenis Digerebek Warga, Bupati Herman: Kita Cukup Prihatin, Ternyata LGBT ada di Cianjur

Saat digerebek, warga mendapati kedua pria tengah bermesraan, bahkan seorang diantaranya telanjang dada.

Load More