SuaraJabar.id - Pembudidaya ikan hias koi asal Cirebon, Jawa Barat, bisa meraup omzet hingga Rp300 juta setiap bulan, dan bisnis tersebut dinilai cukup menggiurkan bila ditekuni.
"Kalau untuk omzet per bulan bisa mencapai Rp 300 jutaan," kata Pemilik Cirebon Koi Breeder Khaerudin Imawan di Cirebon, Rabu (15/6/2022).
Khaerudin mengatakan budi daya ikan hias memang butuh ketelitian dan ketekunan, agar hasilnya baik dan bisa bernilai ekonomi tinggi.
Seperti dalam pencarian bibit, di mana lanjut Khaerudin bibit ikan hias koi yang dimilikinya langsung didatangkan dari Jepang, karena Negara tersebut memang asal mula ikan hias itu.
Ia mengaku satu bibit indukan ikan koi yang siap untuk di "breeding" harga bisa mencapai Rp 15 juta, namun hasilnya dipastikan bisa menutupi modal awal.
"Kalau bibit saya datangkan langsung dari Jepang, karena di sana merupakan pusat ikan koi," ujarnya.
Khaerudin mengatakan bisnis yang ia tekuni bermula dari hobinya merawat ikan hias terutama koi, setelah dipelajari ternyata budi daya ikan hias sangat menggiurkan.
Akhirnya lanjut Khaerudin, ia beranikan diri untuk membuat budi daya ikan koi, dan kini sudah merasakan omzet yang cukup banyak.
"Ini awalnya hobi, pertama saya posting ikan di media sosial, dan ternyata ada peminatnya, itu berlangsung lumayan lama, setelah itu baru saya putuskan membuat budi daya ikan koi," katanya. [Antara]
Baca Juga: Tumbang di Babak Pertama, Kento Momota: Padahal Saya Ingin Lebih Banyak Main di Indonesia
Berita Terkait
-
Pejuang Otodidak: Suka Duka Belajar Bahasa Jepang Mandiri dari Nol
-
Cerita Pemain Jepang Yusuke Sasa Main di Tangerang, Depok hingga Jadi Mualaf di Bogor
-
Sinopsis Sins of Kujo, Drama Hukum Jepang Terbaru Yuya Yagira di Netflix
-
Kepolisian Jepang Tangkap Produser XG atas Dugaan Kepemilikan Narkotika
-
Viral di Jepang, Kini Tendon Premium Legendaris Ini Bisa Dinikmati di Indonesia
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Banjir Karawang Bukan Sekadar Faktor Alam, Dedi Mulyadi Soroti Kualitas Tanggul yang Seadanya
-
Kunjungi Ponpes Fathul Ma'ani, Momen Kaesang Pangarep Main Kuis dengan Santri
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bandung, Sukabumi dan Purwakarta Jumat 27 Februari 2026
-
Dedi Mulyadi Semprot Aturan Sampah: Izin PLTSa 6 Tahun Baru Kelar, Tapi Rakyat Mau Dipidana
-
GBLA Membara! Persib Bandung Pesta 5 Gol Tanpa Balas, Madura United Tak Berdaya