SuaraJabar.id - Polisi menjemput perempuan asal Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, berinisial SR (25 tahun) dari lingkungan tempat hiburan malam di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung.
Sebelumnya, SR diduga menjadi menjadi korban tindak pidana perdagangan orang atau TPPO. Ia dipaksa untuk open BO padahal awalnya dijanjikan untuk bekerja di kafe.
Kini, SR telah dibawa ke Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung.
"Alhamdulillah, barusan saya dijemput oleh pihak Kepolisian, polisi wanitanya 3 yang polisi laki-laki 4 orang. Aku sekarang sudah aman, disuruh tidur dulu di sini, besok katanya pulang, tapi bingung tadi katanya harus pesan tiket sendiri," ungkapnya.
Sementara itu, Petugas Keamanan (Security) Kantor Dinsos Provinsi Bangka Belitung, Memey membenarkan bahwa SR kini berada di kantornya.
"Iya, kita hanya ketitipan dari Pihak Kepolisian, katanya disuruh menjaga hanya satu malam, besok pagi dijemput lagi sama polisinya," ujarnya.
SR berada di Pangkalpinang bermula dari adanya iklan lowongan kerja di sebuah kafe dan restoran dari media sosial dua pekan lalu.
Singkatnya, SR mencoba menghubungi nomor yang tertera di iklan lowongan kerja itu dan dijemput pada 15 Juni 2022 ke rumahnya oleh sopir travel dan terbang ke bersama seorang temannya yang berasal dari Bandung.
SR tiba di Pangkalpinang pada Kamis, 15 Juni 2022. Disana SR kaget karena tidak ditempatkan di kafe maupun restoran sebagaimana dijanjikan di awal.
Baca Juga: 2 Penganiaya Jurnalis di Sukabumi Dibekuk, Tersangka Mertua dan Menantu
SR mengaku justru masuk ke lingkungan hiburan malam semacam tempat karaoke bahkan dia bahkan disuruh open BO.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Harga Pertamax Naik Tajam, 10 Persen Konsumen Diprediksi Serbu Pertalite
-
Jangan Lewatkan Promo Samsung Galaxy S26 Ultra di Blibli untuk Dapatkan Harga Termurah
-
Nilai Saham Dinilai Belum Wajar, BRI Lakukan Buyback Fluktuatif Rp500 Miliar
-
Di Tengah Tekanan IHSG, BRI Tegaskan Fundamental Perbankan Nasional Tetap Kuat
-
Korupsi Makan Bergizi Gratis Memanas! Kejagung Isyaratkan Jumlah Tersangka Bakal Bertambah